As-Saffat · 158/182
Terjemah Transliterasi — As-Saffat
وَجَعَلُوا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا ۚ وَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ ۝١٥٨
Wa ja`aloo bainahoo wa bainal jinnati nasabaa; wa laqad `alimatil jinnatu innahum lamuhdaroon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka),

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Penjelasan Makna Kata:

  • Al-Jinnah di sini bermakna para malaikat. Mereka disebut *al-jinnah* karena tersembunyi (mustajannah) dari pandangan mata manusia.
  • Nasaban berarti hubungan kekerabatan atau garis keturunan.
  • Lamuhḍarūn berarti pasti akan dihadirkan (untuk dihisab dan diazab).

Tafsir Ayat:

Ayat yang mulia ini mengungkapkan kebodohan dan kesesatan orang-orang musyrik yang berani mengada-adakan hubungan keluarga antara Allah Yang Maha Suci dengan makhluk-Nya. Mereka dengan lancangnya mengklaim bahwa para malaikat adalah anak-anak perempuan Allah — Maha Suci Allah dari segala yang mereka tuduhkan. Sungguh, ini adalah kebohongan yang sangat keji dan merupakan bentuk penghinaan terhadap keagungan Allah.

Padahal, para malaikat itu sendiri — yang mereka klaim sebagai anak Allah — justru mengetahui dengan pasti kebenaran yang sebaliknya. Mereka tahu bahwa orang-orang musyrik yang berkata demikian akan dihadirkan ke dalam neraka pada hari kiamat sebagai balasan atas kedustaan dan kesyirikan mereka. Para malaikat adalah makhluk yang taat, tidak pernah bermaksiat kepada Allah, dan mereka senantiasa beribadah siang dan malam tanpa lelah. Bagaimana mungkin mereka menjadi anak Allah, sementara mereka sendiri adalah hamba-hamba Allah yang dimuliakan?

Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: betapa besarnya dosa seseorang yang berbicara tentang Allah tanpa ilmu, apalagi sampai mengada-adakan sesuatu yang mustahil bagi keagungan-Nya. Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya. Keyakinan yang benar tentang Allah adalah fondasi keimanan seorang muslim. Maka, hendaknya kita senantiasa menjaga lisan dan hati kita dari perkataan-perkataan yang tidak layak tentang Allah, dan selalu berpegang pada apa yang diajarkan oleh Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah ﷺ.

Sebagai seorang mukmin, kita patut bersyukur karena Allah telah memberikan petunjuk kepada kita untuk mengenal-Nya dengan pengenalan yang benar. Kita tidak tersesat seperti mereka yang mengklaim Allah memiliki anak atau sekutu. Marilah kita perkuat tauhid kita, bersihkan hati dari segala bentuk kesyirikan, dan senantiasa bertasbih mensucikan Allah dari segala kekurangan. Sesungguhnya kebahagiaan sejati terletak pada keimanan yang bersih dan amal yang lurus, serta menjauhkan diri dari segala bentuk kebohongan tentang Allah. Semoga Allah meneguhkan kita di atas jalan yang lurus hingga akhir hayat.



📜 Ayat 156-160 — As-Saffat

156أَمْ لَكُمْ سُلْطَانٌ مُّبِينٌ
Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata?
157فَأْتُوا بِكِتَابِكُمْ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar.
158وَجَعَلُوا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا ۚ وَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ
Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka),
159سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ
Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan,
160إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari (dosa).
As-SaffatIndeks Quran
182Ayat
MakkiyahRevelation
158Ayat

Terjemah — As-Saffat 158

Surat As-Saffat Ayat 158 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin.…

Surat Ayat 158/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 156–160. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu