Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- كَذَٰلِكَ: demikianlah, seperti itu.
- نَفْعَلُ: Kami perbuat, Kami lakukan.
- بِالْمُجْرِمِينَ: kepada orang-orang yang berbuat dosa besar, yaitu mereka yang memilih kemaksiatan dan kesyirikan.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan dalam ayat yang mulia ini bahwa apa yang telah Dia lakukan terhadap orang-orang kafir dan pendurhaka pada masa lalu—seperti menimpakan azab dan kebinasaan kepada mereka—bukanlah suatu perbuatan yang sia-sia atau tidak adil. Justru, inilah sunnatullah (ketetapan Allah) yang berlaku bagi setiap pelaku kejahatan dan kemaksiatan di sepanjang zaman.
Ayat ini datang setelah Allah menggambarkan azab yang menimpa orang-orang musyrik yang menyekutukan-Nya, yaitu mereka akan dimasukkan ke dalam neraka Jahim sebagai balasan atas perbuatan syirik dan keingkaran mereka. Maka Allah menegaskan: "Sesungguhnya Kami, sebagaimana Kami memperlakukan mereka dengan azab yang pedih, demikianlah pula Kami akan memperlakukan setiap orang yang berbuat dosa dan memilih jalan kesesatan."
Ini adalah peringatan yang sangat tegas sekaligus adil. Allah tidak pernah menzalimi hamba-hamba-Nya sedikit pun, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri dengan memilih kekufuran dan kemaksiatan. Balasan yang mereka terima adalah buah dari perbuatan mereka sendiri, sebagaimana firman Allah dalam ayat lain: "Dan Kami tidaklah menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri."
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang keadilan Allah yang sempurna. Allah tidak pernah membiarkan kejahatan tanpa balasan, dan tidak pula menyia-nyiakan kebaikan sekecil apa pun. Ini adalah kabar gembira bagi orang-orang beriman bahwa kezaliman tidak akan dibiarkan begitu saja, dan peringatan keras bagi orang-orang yang bermaksiat agar segera kembali ke jalan yang benar.
Betapa indahnya jika kita menjadi hamba yang senantiasa menjauhi kemaksiatan dan bersegera dalam ketaatan. Karena sesungguhnya, kehidupan dunia ini hanyalah persinggahan sementara, sedangkan akhirat adalah tempat tinggal yang kekal. Maka berbahagialah orang yang menjadikan ketaatan kepada Allah sebagai pakaiannya, dan celakalah orang yang menjadikan kemaksiatan sebagai kebiasaannya.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat bagi diri kita untuk selalu istiqamah di atas jalan Allah, menjauhi segala bentuk kesyirikan dan kemaksiatan, serta memperbanyak taubat dan istighfar. Karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, pintu taubat senantiasa terbuka bagi hamba-Nya yang ingin kembali kepada-Nya dengan hati yang tulus.
📜 Ayat 32-36 — As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 34
Surat As-Saffat Ayat 34 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat.Surat Ayat 34/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 32–36. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








