Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- مُتَّكِئِينَ: Bertelekan atau bersandar dengan nyaman di atas dipan-dipan yang dihiasi.
- يَدْعُونَ: Meminta dan memanggil (para pelayan surga) untuk menghadirkan apa yang mereka inginkan.
- بِفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ: Buah-buahan yang beraneka ragam dan melimpah.
- وَشَرَابٍ: Minuman yang lezat dan menyegarkan.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menggambarkan kenikmatan yang luar biasa bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa di dalam surga. Mereka bersandar dengan tenang dan penuh kemuliaan di atas dipan-dipan yang indah dan dihiasi dengan permata. Dalam keadaan penuh kenikmatan dan kebahagiaan itu, mereka memanggil para pelayan surga untuk menghadirkan segala yang mereka inginkan. Mereka meminta buah-buahan yang melimpah dan beraneka ragam, serta minuman-minuman lezat yang menyegarkan dan memanjakan lidah.
Yang menarik, Allah menyebutkan buah-buahan secara khusus dalam ayat ini. Ini memberikan isyarat bahwa makanan dan minuman di surga bukanlah untuk mengenyangkan karena lapar, melainkan murni untuk kenikmatan dan kelezatan semata. Di surga, tidak ada rasa lapar yang menyiksa atau haus yang mengganggu. Semua yang ada adalah kenikmatan yang sempurna, tanpa ada rasa bosan atau kenyang yang berlebihan. Setiap kali mereka menikmati, mereka akan kembali menginginkan lebih, dan setiap kali itu pula kenikmatan itu terasa baru dan segar.
Inilah janji Allah yang pasti terwujud bagi orang-orang yang bertakwa. Mereka yang di dunia senantiasa menjaga iman dan ketakwaannya, menjalankan perintah Allah, dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan menyambut mereka di surga dengan kemuliaan yang tiada tara. Kenikmatan yang tiada habisnya, kebahagiaan yang tiada putusnya, dan kedamaian yang sempurna menanti mereka.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku, ayat ini adalah kabar gembira yang sangat indah dari Allah. Bayangkanlah, kita yang saat ini mungkin bersusah payah mencari rezeki, bekerja keras membanting tulang, dan kadang merasa lelah dengan kehidupan dunia — Allah menjanjikan kehidupan yang jauh lebih indah dan sempurna bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Di sana, kita tidak perlu lagi bersusah payah. Cukup bersandar dengan nyaman, lalu meminta apa saja yang kita inginkan, dan semuanya akan segera hadir.
Inilah saatnya kita menanam amal shaleh di dunia ini. Setiap langkah ketaatan, setiap kesabaran dalam menghadapi ujian, setiap keikhlasan dalam beribadah — semuanya akan berbuah manis di akhirat kelak. Jangan biarkan dunia yang sementara ini melalaikan kita dari kenikmatan abadi yang Allah siapkan. Mari kita perbanyak istighfar, perbaiki shalat, jaga lisan, dan berbuat baik kepada sesama. Karena sesungguhnya, surga itu sangat dekat bagi mereka yang berbuat baik, dan neraka sangat dekat bagi mereka yang lalai.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan kita termasuk golongan hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan berhak menerima kenikmatan surga yang digambarkan dalam ayat ini. Aamiin.
📜 Ayat 49-53 — Sad
Terjemah — Sad 51
Surat Sad Ayat 51 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : di dalamnya mereka bertelekan (diatas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang…Surat Ayat 51/88 — Sad ص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Sad Dengarkan, Sad Terjemah, Sad mp3, Sad pdf. Ayat 49–53. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








