Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- اسْتَحْيُوا نِسَاءَهُمْ: Biarkan mereka hidup, jangan dibunuh, tetapi jadikan mereka sebagai budak dan pelayan, sebagai bentuk penghinaan dan perendahan.
- كَيْدُ: Tipu daya, rencana, dan siasat jahat.
- ضَلَالٍ: Kesesatan, kebinasaan, kehancuran, dan sia-sia.
Tafsir Ayat:
Setelah Nabi Musa 'alaihissalam datang kepada Fir'aun, Haman, dan Qarun dengan membawa kebenaran yang nyata dari sisi Allah—berupa mukjizat-mukjizat yang membuktikan kerasulannya—mereka tidak hanya mengingkari dan menentangnya, tetapi mereka juga merespons dengan kebencian dan tipu daya yang keji. Mereka berkata, "Bunuhlah anak-anak lelaki dari orang-orang yang beriman kepada Musa, dan biarkanlah anak-anak perempuan mereka hidup untuk dijadikan budak dan pelayan." Ini adalah upaya mereka untuk memutus generasi mukmin dan melemahkan kekuatan mereka, sebagaimana yang pernah mereka lakukan dahulu ketika Musa dilahirkan.
Namun, Allah menegaskan bahwa segala tipu daya dan rencana jahat orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia dan pasti binasa. Rencana mereka tidak akan pernah berhasil menghancurkan kebenaran, karena Allah senantiasa menjaga hamba-hamba-Nya yang beriman dan akan menghancurkan tipu daya orang-orang yang zalim.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah bagaimana kebatilan selalu berusaha memadamkan cahaya kebenaran dengan segala cara, bahkan dengan kekejaman yang melampaui batas. Namun, Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menjamin bahwa tipu daya orang-orang kafir itu tidak akan pernah berhasil. Mereka boleh saja merencanakan, tetapi Allah adalah sebaik-baik perencana.
Kisah ini mengajarkan kita bahwa keimanan sejati akan selalu diuji, dan ujian itu bisa datang dalam bentuk ancaman, tekanan, bahkan pengorbanan yang berat. Namun, yakinlah bahwa pertolongan Allah itu dekat. Sebagaimana Allah menyelamatkan Bani Israil dari kezaliman Fir'aun, Dia juga akan menolong hamba-hamba-Nya yang beriman dan bersabar dalam menghadapi cobaan.
Maka, jadilah pribadi yang teguh di atas kebenaran, jangan takut dengan tipu daya siapa pun, dan serahkan segala urusan kepada Allah. Karena sesungguhnya, kemenangan itu milik orang-orang yang beriman, dan kebatilan itu pasti akan hancur dengan sendirinya.
📜 Ayat 23-27 — Gafir
Terjemah — Gafir 25
Surat Ayat 25/85 — Gafir غافر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Gafir Dengarkan, Gafir Terjemah, Gafir mp3, Gafir pdf. Ayat 23–27. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








