Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Salafan (سَلَفًا): Orang-orang yang terdahulu, menjadi pendahulu atau pelopor.
- Matsalan (مَثَلًا): Pelajaran, peringatan, atau contoh yang bisa dijadikan ibrah.
Tafsir:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menceritakan kisah Nabi Musa 'alaihissalam bersama Fir'aun dan bala tentaranya, serta bagaimana mereka tenggelam di lautan karena keangkuhan dan kekufuran mereka, Allah menegaskan dalam ayat ini bahwa Dia menjadikan mereka sebagai salaf (pendahulu) dan matsal (pelajaran) bagi orang-orang yang datang setelah mereka.
Makna dari ayat ini adalah bahwa Fir'aun dan pengikutnya yang durhaka itu dijadikan oleh Allah sebagai generasi terdahulu yang menjadi contoh bagi siapa saja yang akan melakukan kejahatan dan kesombongan seperti mereka. Mereka menjadi pelopor dalam kebinasaan, sehingga siapa pun yang meniru perilaku mereka—yaitu mendustakan rasul, berlaku zalim, dan menyombongkan diri di muka bumi—maka ia akan mendapatkan akibat yang serupa, yaitu kehancuran dan azab dari Allah.
Di samping itu, mereka juga dijadikan sebagai matsal atau perumpamaan yang selalu disebut-sebut oleh generasi setelahnya. Kisah mereka menjadi bahan renungan dan pelajaran bagi umat manusia sepanjang zaman. Setiap kali orang membaca atau mendengar kisah Fir'aun, hati mereka akan tersentuh dan mengambil ibrah bahwa kekuasaan, harta, dan keangkuhan tidak akan mampu menolak azab Allah ketika Dia telah berkehendak.
Ayat ini mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Bahwa sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan cermin bagi kehidupan sekarang dan masa depan. Allah menjadikan kisah-kisah umat terdahulu sebagai peringatan agar kita tidak terjerumus ke dalam kesalahan yang sama. Maka, hendaknya kita senantiasa mengambil pelajaran dari setiap peristiwa yang Allah abadikan dalam Al-Qur'an, dan menjadikannya sebagai bekal untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan menjauhi segala bentuk kesombongan serta kedurhakaan kepada Allah.
Sungguh, betapa indahnya rahmat Allah yang masih memberi kita kesempatan untuk belajar dari kesalahan orang-orang terdahulu, agar kita tidak menempuh jalan yang membinasakan. Marilah kita jadikan kisah-kisah dalam Al-Qur'an sebagai lentera hati yang menerangi langkah kita menuju ridha Allah, dan semoga kita termasuk golongan orang-orang yang mau mengambil pelajaran serta beramal saleh. Aamiin.
📜 Ayat 54-58 — Az-Zukhruf
Terjemah — Az-Zukhruf 56
Surat Az-Zukhruf Ayat 56 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan Kami jadikan mereka sebagai pelajaran dan contoh bagi orang-orang…Surat Ayat 56/89 — Az-Zukhruf الزخرف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zukhruf Dengarkan, Az-Zukhruf Terjemah, Az-Zukhruf mp3, Az-Zukhruf pdf. Ayat 54–58. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








