Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- فِيهَا (fīhā): di dalamnya, yakni di dalam malam yang diberkahi itu (Lailatul Qadar).
- يُفْرَقُ (yufraqu): dipisahkan, dibedakan, dan ditetapkan dengan jelas.
- كُلُّ أَمْرٍ (kullu amrin): segala urusan dan perkara.
- حَكِيمٍ (ḥakīm): yang penuh hikmah, kokoh, dan tidak dapat diubah atau diganggu gugat.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitahukan kepada kita tentang keagungan Lailatul Qadar, malam yang penuh keberkahan. Pada malam yang mulia itu, Allah memisahkan dan menetapkan segala urusan dengan sangat teliti dan penuh hikmah. Segala ketentuan tentang rezeki, ajal, kebaikan, keburukan, dan seluruh peristiwa yang akan terjadi sepanjang tahun tersebut dicatat dan ditetapkan dari Lauhul Mahfuzh, kemudian diserahkan kepada para malaikat untuk dilaksanakan.
Penetapan ini bukanlah penetapan yang asal-asalan, melainkan sebuah ketetapan yang penuh hikmah dan keadilan dari Allah Yang Maha Bijaksana. Tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan-Nya, dan tidak ada satu pun yang dapat mengubah atau menghalangi ketetapan-Nya. Semua yang terjadi di alam semesta ini, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, semuanya berjalan sesuai dengan takdir dan kehendak Allah yang telah ditetapkan dengan sempurna.
Ayat ini mengajarkan kita bahwa Allah mengatur seluruh urusan hamba-Nya dengan sebaik-baiknya pengaturan. Tidak ada kekacauan dan tidak ada kesia-siaan dalam ketetapan-Nya. Bahkan di balik setiap kejadian, ada hikmah yang mungkin belum kita pahami, namun semuanya pasti mengandung kebaikan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa agungnya kasih sayang Allah kepada kita. Di tengah malam yang penuh berkah, Allah menetapkan segala urusan hamba-Nya dengan sebaik-baiknya ketetapan. Ini menunjukkan bahwa kita tidak pernah berjalan sendirian dalam hidup ini. Ada Allah yang senantiasa mengatur, menjaga, dan memelihara segala urusan kita.
Maka, sudah sepantasnya kita bersandar hanya kepada Allah, bertawakal kepada-Nya, dan memperbanyak doa terutama di malam Lailatul Qadar. Jangan biarkan malam yang agung ini berlalu begitu saja tanpa kita isi dengan ibadah, doa, dan permohonan ampunan. Sungguh, orang yang beruntung adalah orang yang memanfaatkan malam-malam mulia ini untuk mendekatkan diri kepada Rabb-nya.
Ketahuilah, ketetapan Allah adalah ketetapan yang terbaik bagi hamba-Nya. Meskipun terkadang kita tidak memahami hikmah di balik suatu kejadian, namun yakinlah bahwa Allah tidak pernah keliru dalam menetapkan sesuatu. Teruslah berprasangka baik kepada Allah, perbanyaklah istighfar dan amal saleh, niscaya ketenangan hati dan kebahagiaan hidup akan kita raih. Semoga Allah mempertemukan kita dengan Lailatul Qadar dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Aamiin.
📜 Ayat 2-6 — Ad-Dukhan
Terjemah — Ad-Dukhan 4
Surat Ad-Dukhan Ayat 4 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,Surat Ayat 4/59 — Ad-Dukhan الدخان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ad-Dukhan Dengarkan, Ad-Dukhan Terjemah, Ad-Dukhan mp3, Ad-Dukhan pdf. Ayat 2–6. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








