Al-Jasiyah · 24/37
Terjemah Transliterasi — Al-Jasiyah
وَقَالُواْ مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنۡيَا نَمُوتُ وَنَحۡيَا وَمَا يُهۡلِكُنَآ إِلَّا ٱلدَّهۡرُۚ وَمَا لَهُم بِذَٰلِكَ مِنۡ عِلۡمٍۖ إِنۡ هُمۡ إِلَّا يَظُنُّونَ  ۝٢٤
Wa qaaloo maa hiya illaa hayaatunad dunyaa namootu wa nahyaa wa maa yuhlikunaaa illad dahr; wa maa lahum bizaalika min `ilmin in hum illaayazunnoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan mereka berkata: "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa", dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Ad-Dahr (الدَّهْر): Masa atau waktu yang berjalan, pergantian siang dan malam, serta berlalunya tahun demi tahun.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabarkan tentang perkataan orang-orang musyrik yang mengingkari hari kebangkitan. Mereka berkata dengan penuh kesombongan dan keangkuhan: "Tidak ada kehidupan selain kehidupan kita di dunia ini saja. Kita mati dan kita hidup; sebagian dari kita mati dan sebagian yang lain hidup, silih berganti. Tidak ada yang membinasakan kita selain waktu dan berlalunya masa." Dengan demikian, mereka mengingkari adanya Pencipta yang mengatur dan yang akan membangkitkan mereka kembali setelah mati.

Mereka menganggap bahwa kematian hanyalah fenomena alam semata, akibat bertambahnya usia dan berakhirnya jangka waktu, tanpa ada Rabb yang mematikan dan menghidupkan. Ini adalah keyakinan yang batil dan pemikiran yang dangkal. Mereka tidak memiliki dasar ilmu sama sekali dalam perkataan ini. Yang mereka ucapkan hanyalah prasangka, dugaan, dan khayalan belaka, bukan keyakinan yang dibangun di atas ilmu dan keyakinan yang benar.

Sungguh, betapa naifnya pemikiran mereka! Mereka melihat alam semesta yang begitu teratur, langit yang ditinggikan, bumi yang dibentangkan, dan diri mereka sendiri yang diciptakan dari tiada, namun mereka tetap menutup mata dari kebenaran. Padahal akal yang sehat akan membawa kepada pengakuan bahwa alam ini pasti ada yang menciptakan, dan bahwa penciptaan yang pertama kali itu adalah bukti nyata akan kemampuan Allah untuk menghidupkan kembali setelah mati.


Hikmah dan Pelajaran:

Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah betapa Allah Yang Maha Kuasa telah menunjukkan kepada kita bukti-bukti kekuasaan-Nya dalam kehidupan ini. Tidakkah engkau melihat bagaimana Allah menghidupkan bumi yang mati dengan menurunkan hujan, lalu tumbuhlah berbagai tanaman yang segar? Demikian pula Allah akan menghidupkan orang-orang yang telah mati. Kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pintu menuju kehidupan yang kekal.

Janganlah kita termasuk golongan yang hanya berprasangka dan menduga-duga tentang perkara-perkara besar seperti hari kebangkitan. Sesungguhnya Allah telah mengutus para rasul, menurunkan kitab-kitab suci, dan memberikan akal kepada manusia agar mereka merenungkan dan mencari kebenaran. Maka gunakanlah akal sehatmu, bukalah hatimu untuk menerima kebenaran, dan jangan biarkan prasangka kosong menjauhkanmu dari cahaya iman. Karena sesungguhnya kebahagiaan hakiki hanya akan diperoleh dengan beriman kepada Allah dan hari akhir, serta beramal saleh di dunia ini untuk bekal kehidupan yang kekal nanti.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 22-26 — Al-Jasiyah

22وَخَلَقَ ٱللَّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ بِٱلۡحَقِّ وَلِتُجۡزَىٰ كُلُّ نَفۡسِۭ بِمَا كَسَبَتۡ وَهُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ 
Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar dan agar dibalasi tiap-tiap diri terhadap apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikan.
23أَفَرَءَيۡتَ مَنِ ٱتَّخَذَ إِلَٰهَهُۥ هَوَىٰهُ وَأَضَلَّهُ ٱللَّهُ عَلَىٰ عِلۡمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمۡعِهِۦ وَقَلۡبِهِۦ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِۦ غِشَٰوَةً فَمَن يَهۡدِيهِ مِنۢ بَعۡدِ ٱللَّهِۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ 
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
24وَقَالُواْ مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنۡيَا نَمُوتُ وَنَحۡيَا وَمَا يُهۡلِكُنَآ إِلَّا ٱلدَّهۡرُۚ وَمَا لَهُم بِذَٰلِكَ مِنۡ عِلۡمٍۖ إِنۡ هُمۡ إِلَّا يَظُنُّونَ 
Dan mereka berkata: "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa", dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.
25وَإِذَا تُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتُنَا بَيِّنَٰتٍ مَّا كَانَ حُجَّتَهُمۡ إِلَّآ أَن قَالُواْ ٱئۡتُواْ بِـَٔابَآئِنَآ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ 
Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas, tidak ada bantahan mereka selain dari mengatakan: "Datangkanlah nenek moyang kami jika kamu adalah orang-orang yang benar".
26قُلِ ٱللَّهُ يُحۡيِيكُمۡ ثُمَّ يُمِيتُكُمۡ ثُمَّ يَجۡمَعُكُمۡ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ لَا رَيۡبَ فِيهِ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ 
Katakanlah: "Allah-lah yang menghidupkan kamu kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Al-JasiyahIndeks Quran
37Ayat
MakkiyahRevelation
24Ayat

Terjemah — Al-Jasiyah 24

Surat Ayat 24/37 — Al-Jasiyah الجاثية (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Jasiyah Dengarkan, Al-Jasiyah Terjemah, Al-Jasiyah mp3, Al-Jasiyah pdf. Ayat 22–26. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu