Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Musawwamah (مُسَوَّمَةً): Batu-batu yang diberi tanda khusus, yaitu tanda yang menunjukkan nama orang yang akan dilempar dengannya.
- Lil-Musrifīn (لِلْمُسْرِفِينَ): Orang-orang yang melampaui batas dalam kekufuran dan kemaksiatan.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini merupakan kelanjutan dari kisah Nabi Ibrahim 'alaihissalām ketika para malaikat datang kepadanya dengan membawa tugas besar dari Allah. Setelah mereka memberitahukan kabar gembira tentang kelahiran seorang anak yang saleh, Nabi Ibrahim bertanya tentang urusan mereka yang sebenarnya. Maka para malaikat menjawab bahwa mereka diutus untuk membinasakan kaum yang telah berbuat kejahatan besar—kaum Nabi Luth yang melampaui batas dalam perbuatan keji dan kekufuran.
Allah Ta'ala berfirman bahwa batu-batu yang akan menimpa mereka itu adalah batu-batu yang diberi tanda khusus di sisi Rabb-mu, wahai Muhammad—atau wahai Ibrahim—yaitu batu-batu dari tanah liat yang dibakar dan mengeras, dan pada setiap batu tersebut tertulis nama orang yang akan ditimpakan kepadanya. Ini menunjukkan keadilan Allah yang Maha Teliti; tidak ada satu pun yang luput dari catatan-Nya, dan setiap orang akan menerima balasan yang setimpal dengan perbuatannya.
Batu-batu itu diperuntukkan bagi orang-orang yang melampaui batas (al-musrifīn), yaitu mereka yang telah melampaui batas dalam kekufuran, kemaksiatan, dan perbuatan keji yang belum pernah dilakukan oleh siapa pun sebelumnya di muka bumi. Mereka adalah kaum yang telah mengingkari fitrah, menentang para rasul, dan terus-menerus berada dalam kesesatan tanpa mau bertobat.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dicintai Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang keadilan Allah yang mutlak dan kekuasaan-Nya yang tidak terkalahkan. Ketika Allah memutuskan untuk membinasakan suatu kaum, maka tidak ada satu pun yang dapat menghalangi. Namun di balik itu, ayat ini juga menjadi kabar gembira bagi orang-orang yang beriman: bahwa Allah senantiasa melindungi hamba-hamba-Nya yang saleh, sebagaimana Dia menyelamatkan Nabi Luth dan keluarganya dari azab yang pedih itu.
Marilah kita renungkan, betapa besar kasih sayang Allah kepada kita. Kita masih diberi kesempatan untuk hidup, bernapas, dan beribadah kepada-Nya. Padahal betapa banyak dosa yang kita lakukan, namun Allah masih menutup aib-aib kita dan tidak menyegerakan azab-Nya. Ini adalah pintu tobat yang terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin kembali kepada-Nya.
Janganlah kita menjadi orang yang melampaui batas, karena akibat dari kezaliman dan kemaksiatan itu tidak hanya menimpa pelakunya, tetapi juga dapat menghancurkan generasi setelahnya. Sebaliknya, jadilah hamba yang senantiasa berada di jalan ketaatan, menjauhi larangan-Nya, dan menebarkan kebaikan di muka bumi. Karena sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan berbuat baik.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selamat dari azab-Nya dan mendapatkan rahmat serta ampunan-Nya di dunia dan akhirat. Aamiin.
📜 Ayat 32-36 — Az-Zariyat
Terjemah — Az-Zariyat 34
Surat Az-Zariyat Ayat 34 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : yang ditandai di sisi Tuhanmu untuk membinasakan orang-orang yang melampaui…Surat Ayat 34/60 — Az-Zariyat الذاريات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zariyat Dengarkan, Az-Zariyat Terjemah, Az-Zariyat mp3, Az-Zariyat pdf. Ayat 32–36. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








