Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- لَيُسَمُّونَ (pasti mereka menamai): dari kata *sammā* yang berarti menamai atau menyebut dengan sebutan tertentu.
- تَسْمِيَةَ الْأُنْثَى (penamaan perempuan): yaitu menyebut malaikat dengan sebutan jenis perempuan, seperti "anak perempuan" atau "puteri".
Tafsir:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabarkan tentang kebodohan dan kesesatan orang-orang kafir yang tidak beriman kepada hari akhirat. Mereka tidak percaya pada kehidupan setelah mati, kebangkitan, hisab, dan balasan. Karena keingkaran mereka ini, hati mereka menjadi gelap dan akal mereka menyimpang, sehingga mereka berani mengucapkan perkataan yang sangat keji dan batil.
Mereka menamai malaikat-malaikat yang mulia dengan sebutan perempuan. Mereka menganggap bahwa malaikat adalah anak-anak perempuan Allah — Maha Suci Allah dari segala yang mereka tuduhkan. Tuduhan ini lahir dari kejahilan mereka yang mendalam, karena mereka tidak memiliki pengetahuan sedikit pun tentang hakikat malaikat. Malaikat adalah makhluk Allah yang mulia, taat kepada perintah-Nya, tidak pernah bermaksiat, dan bukanlah anak perempuan Allah sebagaimana yang mereka sangkakan.
Mereka tidak memiliki dasar ilmu yang benar sama sekali dalam perkataan ini. Yang mereka ikuti hanyalah prasangka kosong dan dugaan yang tidak berguna. Padahal prasangka tidak akan pernah bisa menggantikan kebenaran, dan tidak akan menyelamatkan mereka dari azab Allah di akhirat kelak.
Renungan dan Pelajaran:
Sungguh, betapa hinanya perkataan orang-orang musyrik itu! Mereka menisbatkan kepada Allah sesuatu yang tidak layak bagi keagungan-Nya. Padahal Allah adalah Pencipta segala sesuatu, Yang Maha Esa, Yang Maha Suci dari segala kekurangan dan persekutuan.
Sebagai orang beriman, kita harus senantiasa mengagungkan Allah dan makhluk-makhluk-Nya yang mulia, seperti para malaikat. Kita tidak boleh meniru kebiasaan jahiliah dalam menamai atau mensifati makhluk Allah tanpa ilmu. Islam mengajarkan kita untuk berbicara dengan ilmu dan adab, serta menjauhi prasangka yang tidak berdasar.
Marilah kita jadikan keimanan kepada hari akhirat sebagai pendorong untuk selalu berkata benar, beramal saleh, dan menjauhi segala bentuk kebatilan. Karena orang yang benar-benar beriman kepada akhirat akan selalu menjaga lisan dan hatinya dari perkataan yang sia-sia, apalagi perkataan yang melecehkan keagungan Allah dan makhluk-makhluk-Nya yang dimuliakan.
Semoga Allah melindungi kita dari kesesatan dan memberikan kita ilmu yang bermanfaat serta keimanan yang kokoh. Aamiin.
📜 Ayat 25-29 — An-Najm
Terjemah — An-Najm 27
Surat An-Najm Ayat 27 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar…Surat Ayat 27/62 — An-Najm النجم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Najm Dengarkan, An-Najm Terjemah, An-Najm mp3, An-Najm pdf. Ayat 25–29. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








