Al-Waqi'ah · 65/96
Terjemah Transliterasi — Al-Waqi'ah
لَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَاهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ ۝٦٥
Law nashaaa`u laja`al naahu hutaaman fazaltum tafakkahoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia hancur dan kering, maka jadilah kamu heran dan tercengang.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • حُطَامًا (huthaman): Remuk, hancur, atau menjadi kering dan hancur berderai sehingga tidak dapat dimanfaatkan lagi.
  • تَفَكَّهُونَ (tafakkahūn): Kalian merasa heran dan takjub, atau sebagian ulama menafsirkannya sebagai kalian saling berkata-kata dengan penuh penyesalan dan keheranan.

Tafsir Ayat:

Wahai manusia, renungkanlah! Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita tentang kuasa-Nya yang tak terbatas melalui pemandangan yang setiap saat kita saksikan: tanah yang kita bajak, benih yang kita tanam, dan air yang kita siramkan. Namun, tahukah kita bahwa semua usaha itu tidak akan berarti apa-apa tanpa izin Allah? Dialah yang menumbuhkan tanaman dari bumi, Dialah yang mengatur hujan turun, dan Dialah yang menjadikan benih itu tumbuh subur.

Allah berfirman: "Seandainya Kami menghendaki, niscaya Kami jadikan tanaman itu hancur menjadi kering dan remuk, tidak berguna sama sekali." Bayangkan, ketika tanaman sudah menghijau dan hampir tiba masa panen, tiba-tiba datang angin kencang, hama, atau bencana yang memusnahkan semuanya dalam sekejap. Maka kalian pun akan tercengang, heran, dan saling berkata satu sama lain dengan penuh penyesalan: "Apa yang terjadi? Mengapa ini bisa menimpa kami?" Sebagian dari kalian berkata, "Sungguh kami benar-benar rugi dan celaka," dan sebagian lagi berkata, "Bahkan kami benar-benar tidak mendapat apa-apa."

Inilah pelajaran berharga bagi kita semua. Allah ingin menanamkan dalam hati kita rasa tawadhu' (rendah hati) dan ketergantungan total kepada-Nya. Janganlah kita merasa bangga dengan kemampuan dan usaha kita semata, karena segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah. Jika Allah menghendaki kebaikan, tidak ada yang dapat menghalanginya; dan jika Allah menghendaki kebalikannya, tidak ada yang dapat menolaknya.

Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajak kita untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang tiada terhitung jumlahnya. Setiap kali kita melihat tanaman tumbuh subur, setiap kali kita menikmati rezeki yang halal, ingatlah bahwa itu semua adalah karunia Allah yang Maha Pemurah. Jangan sampai kita menjadi hamba yang sombong dan lupa diri, mengira bahwa keberhasilan kita adalah murni hasil jerih payah kita sendiri.

Marilah kita jadikan momen ini sebagai pengingat untuk memperbanyak doa dan tawakal kepada Allah dalam setiap urusan kita, baik urusan dunia maupun akhirat. Karena sesungguhnya, kunci keberhasilan seorang mukmin adalah kesadaran bahwa Allah-lah yang mengatur segalanya, dan kita hanyalah hamba yang berusaha. Dengan begitu, hati kita akan tenang, jiwa kita akan damai, dan kita akan selalu merasa dekat dengan Allah dalam setiap langkah kehidupan. Semoga Allah senantiasa membimbing kita menuju jalan yang diridhai-Nya. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 63-67 — Al-Waqi'ah

63أَفَرَأَيْتُم مَّا تَحْرُثُونَ
Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam.
64أَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ
Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya?
65لَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَاهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ
Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia hancur dan kering, maka jadilah kamu heran dan tercengang.
66إِنَّا لَمُغْرَمُونَ
(Sambil berkata): "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian",
67بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ
bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.
Al-Waqi'ahIndeks Quran
96Ayat
MakkiyahRevelation
65Ayat

Terjemah — Al-Waqi'ah 65

Surat Al-Waqi'ah Ayat 65 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia hancur dan kering,…

Surat Ayat 65/96 — Al-Waqi'ah الواقعة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Waqi'ah Dengarkan, Al-Waqi'ah Terjemah, Al-Waqi'ah mp3, Al-Waqi'ah pdf. Ayat 63–67. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu