Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ — Milik-Nya kerajaan langit dan bumi, yaitu kekuasaan penuh untuk menciptakan, mengatur, dan mengendalikan seluruh alam semesta.
- تُرْجَعُ الْأُمُورُ — Segala urusan dikembalikan dan berakhir kepada Allah, baik urusan agama, dunia, maupun akhirat.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menegaskan dua hakikat agung yang menjadi tonggak keimanan seorang muslim.
*Pertama*, Allah Subhanahu wa Ta'ala semata-mata pemilik kerajaan langit dan bumi. Tidak ada satu pun makhluk yang memiliki kekuasaan atas alam ini, baik secara mandiri maupun dengan cara bersekutu. Seluruh alam semesta—dari langit yang menjulang tinggi hingga bumi yang kita pijak—berada di bawah kekuasaan dan pengaturan Allah. Dia yang menciptakan, Dia pula yang mengatur perjalanan matahari, bulan, bintang, pergantian siang dan malam, turunnya hujan, tumbuhnya tanaman, dan segala sesuatu yang terjadi di alam ini. Tidak ada satu pun urusan yang lepas dari pengetahuan dan kekuasaan-Nya.
*Kedua*, kepada Allah-lah segala urusan akan kembali. Ini adalah kepastian yang tidak dapat dielakkan. Seluruh urusan makhluk—baik yang tampak maupun tersembunyi, yang kecil maupun yang besar—akan berakhir dan kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Pada hari kiamat kelak, Allah akan menghisab seluruh hamba-Nya dengan keadilan yang sempurna. Dia akan membalas setiap amal perbuatan: kebaikan sekecil apa pun akan dibalas dengan kebaikan, dan kejahatan sekecil apa pun akan dibalas dengan keadilan.
Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat dalam: bahwa segala sesuatu di dunia ini hanyalah sementara dan akan berakhir. Kekuasaan manusia, harta benda, jabatan, dan segala yang kita banggakan—semuanya akan sirna. Yang kekal hanyalah Allah dan keputusan-Nya. Maka, betapa indahnya jika seorang hamba menyadari hakikat ini, lalu menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dan sandaran dalam setiap langkah kehidupannya.
Dengan memahami bahwa Allah adalah Pemilik segalanya, hati kita akan menjadi tenang dan tidak terlalu terikat pada hal-hal duniawi. Kita akan menyadari bahwa rezeki, kesuksesan, dan segala yang kita miliki hanyalah titipan dari Allah yang suatu saat akan diambil kembali. Dan dengan menyadari bahwa segala urusan akan kembali kepada Allah, kita akan senantiasa berhati-hati dalam bertindak, menjaga amanah, dan berlomba-lomba dalam kebaikan.
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa mengingat kebesaran Allah, memakmurkan bumi dengan ketaatan, dan mempersiapkan diri untuk kembali kepada-Nya dengan bekal iman dan amal saleh. Aamiin.
📜 Ayat 3-7 — Al-Hadid
Terjemah — Al-Hadid 5
Surat Al-Hadid Ayat 5 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala…Surat Ayat 5/29 — Al-Hadid الحديد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hadid Dengarkan, Al-Hadid Terjemah, Al-Hadid mp3, Al-Hadid pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








