Al-An'am · 45/165
Terjemah Transliterasi — Al-An'am
فَقُطِعَ دَابِرُ الْقَوْمِ الَّذِينَ ظَلَمُوا ۚ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ۝٤٥
Faquti`a daabirul qawmil lazeena zalamoo; walhamdu lillaahi Rabbil `aalameen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • فَقُطِعَ دَابِرُ الْقَوْمِ: Artinya, akar atau pangkal kaum tersebut dipotong, yakni mereka dibinasakan seluruhnya hingga tidak tersisa seorang pun.
  • الَّذِينَ ظَلَمُوا: Orang-orang yang zalim, yaitu mereka yang kufur kepada Allah dan mendustakan para rasul-Nya.
  • وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ: Segala puji dan syukur hanya milik Allah, Tuhan yang menciptakan, menguasai, dan memelihara seluruh alam.

Tafsir Ayat:

Ayat yang mulia ini menggambarkan betapa besar kekuasaan Allah dalam membinasakan orang-orang yang zalim. Setelah kaum-kaum terdahulu mendustakan para rasul dan terus-menerus berada dalam kesesatan, maka Allah memutuskan akar mereka. Mereka dihancurkan total, tidak ada satu pun yang tersisa untuk meneruskan kebatilan mereka. Inilah bentuk nyata dari pertolongan Allah kepada para nabi dan orang-orang beriman, sekaligus bukti bahwa kezaliman tidak akan pernah menang selama-lamanya.

Ketika kebinasaan itu terjadi, Allah menutup kisah tersebut dengan ungkapan "وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ" — segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ini adalah pujian yang agung, karena di dalamnya terkandung makna bahwa Allah layak dipuji atas keadilan-Nya, atas pertolongan-Nya kepada hamba-hamba yang saleh, dan atas kehancuran musuh-musuh-Nya. Pujian ini juga mengajarkan kita bahwa setiap peristiwa, baik yang menggembirakan maupun yang menakutkan, hendaknya kita kembalikan kepada Allah dengan penuh rasa syukur dan kepasrahan.


Pesan Dakwah dan Hikmah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita dua hal yang sangat penting. *Pertama*, jangan pernah merasa aman dari azab Allah jika kita terus-menerus berbuat zalim dan berpaling dari petunjuk-Nya. Sejarah telah membuktikan bahwa kezaliman akan berakhir dengan kehancuran, meskipun pelakunya merasa kuat dan berkuasa. *Kedua*, jadikanlah pujian kepada Allah sebagai senjata spiritual kita. Ketika kita melihat kebenaran menang dan kebatilan hancur, ucapkanlah "Alhamdulillahi Rabbil 'alamin" dengan penuh keyakinan. Sebab, Allah tidak pernah meninggalkan hamba-hamba-Nya yang beriman dan berjuang di jalan-Nya.

Marilah kita jadikan ayat ini sebagai penguat iman bahwa pertolongan Allah itu pasti datang. Maka, berpegangteguhlah pada Al-Qur'an dan sunnah, jauhi segala bentuk kezaliman, dan perbanyaklah memuji Allah dalam setiap keadaan. Karena hanya dengan itulah hati kita menjadi tenang, dan kita termasuk golongan yang menang di dunia dan akhirat.

📜 Ayat 43-47 — Al-An'am

43فَلَوْلَا إِذْ جَاءَهُم بَأْسُنَا تَضَرَّعُوا وَلَٰكِن قَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.
44فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُم بَغْتَةً فَإِذَا هُم مُّبْلِسُونَ
Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.
45فَقُطِعَ دَابِرُ الْقَوْمِ الَّذِينَ ظَلَمُوا ۚ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
46قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَخَذَ اللَّهُ سَمْعَكُمْ وَأَبْصَارَكُمْ وَخَتَمَ عَلَىٰ قُلُوبِكُم مَّنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُم بِهِ ۗ انظُرْ كَيْفَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ ثُمَّ هُمْ يَصْدِفُونَ
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu?" Perhatikanlah bagaimana Kami berkali-kali memperlihatkan tanda-tanda kebesaran (Kami), kemudian mereka tetap berpaling (juga).
47قُلْ أَرَأَيْتَكُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُ اللَّهِ بَغْتَةً أَوْ جَهْرَةً هَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الظَّالِمُونَ
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika datang siksaan Allah kepadamu dengan sekonyong-konyong, atau terang-terangan, maka adakah yang dibinasakan (Allah) selain dari orang yang zalim?"
Al-An'amIndeks Quran
165Ayat
MakkiyahRevelation
45Ayat

Terjemah — Al-An'am 45

Surat Al-An'am Ayat 45 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala…

Surat Ayat 45/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 43–47. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu