Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- الْحَقِّ (al-haqq): Kebenaran, yaitu Al-Qur'an dan apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ.
- أَنبَاء (anbā'): Berita-berita, yaitu kabar tentang akibat dan balasan dari apa yang mereka perbuat.
- يَسْتَهْزِئُونَ (yastahzi'ūn): Mereka memperolok-olokkan dan mengejek.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku seiman, ayat ini berbicara tentang sikap kaum musyrik yang telah mendustakan kebenaran yang jelas dan nyata. Ketika Al-Qur'an dan risalah Nabi Muhammad ﷺ datang kepada mereka dengan penuh cahaya dan petunjuk, mereka justru menolaknya dan memperolok-olokkannya. Mereka menganggap remeh ayat-ayat Allah dan mengejek seruan tauhid yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ.
Padahal, kebenaran itu telah datang kepada mereka dengan bukti-bukti yang tak terbantahkan. Namun karena kesombongan dan keangkuhan mereka, mereka memilih untuk berpaling dan mendustakannya. Mereka lupa bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu dan tidak akan membiarkan hamba-hamba-Nya yang zalim itu terus berbuat seenaknya.
Allah ﷻ berfirman bahwa kelak mereka akan mengetahui sendiri akibat dari perbuatan mereka. "Maka kelak akan datang kepada mereka berita-berita tentang apa yang dahulu mereka perolok-olokkan." Artinya, mereka akan menyaksikan dengan mata kepala sendiri kebenaran yang dahulu mereka ingkari itu, ketika azab Allah datang menjemput mereka, baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Betapa ruginya mereka! Mereka menukar kebenaran yang membawa kebahagiaan dengan kebatilan yang membawa kesengsaraan. Mereka mengejek Al-Qur'an yang justru menjadi petunjuk bagi seluruh umat manusia. Padahal, sekiranya mereka mau merenungkan dan membuka hati, mereka akan menemukan bahwa Al-Qur'an adalah kitab yang penuh hikmah dan rahmat bagi seluruh alam.
Pelajaran dan Hikmah:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita beberapa hal yang sangat berharga:
- Janganlah kita menjadi orang yang mendustakan kebenaran. Ketika kebenaran itu datang kepada kita, baik melalui Al-Qur'an, hadits, maupun nasihat yang baik, hendaknya kita menerimanya dengan lapang dada dan hati yang tunduk.
- Jauhilah sikap memperolok-olokkan agama Allah. Sikap ini adalah penyakit hati yang sangat berbahaya. Allah ﷻ mengancam orang-orang yang suka mengejek ayat-ayat-Nya dengan azab yang pedih.
- Setiap perbuatan akan ada balasannya. Allah ﷻ Maha Adil. Tidak ada satu pun perbuatan yang luput dari pengawasan-Nya. Orang yang berbuat baik akan mendapat kebaikan, dan orang yang berbuat buruk akan mendapat balasan yang setimpal.
- Al-Qur'an adalah kebenaran yang hakiki. Ia adalah kitab suci yang terjaga kemurniannya hingga akhir zaman. Barangsiapa berpegang teguh kepadanya, maka ia akan selamat di dunia dan akhirat.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup kita, dan janganlah kita termasuk orang-orang yang mendustakan dan memperolok-olokkannya. Semoga Allah ﷻ senantiasa membimbing hati kita untuk selalu berada di atas kebenaran dan menjauhkan kita dari sikap sombong dan angkuh. Aamiin.
📜 Ayat 3-7 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 5
Surat Al-An'am Ayat 5 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya mereka telah mendustakan yang haq (Al-Quran) tatkala sampai kepada…Surat Ayat 5/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








