Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Mafatihul ghaib: Kunci-kunci atau perbendaharaan hal gaib, yaitu hal-hal yang tidak diketahui oleh siapa pun kecuali Allah.
- Al-Barr: Daratan.
- Al-Bahr: Lautan.
- Zhulumatil-ardh: Kegelapan bumi, yaitu perut bumi atau lapisan tanah yang dalam.
- Kitabim mubin: Kitab yang jelas dan nyata, yaitu Lauh Mahfuzh.
Tafsir Ayat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan bersama keagungan ilmu Allah yang tergambar dalam ayat yang mulia ini. Ayat ini mengajak kita untuk merenungkan betapa sempurnanya pengetahuan Allah, yang meliputi segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.
Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitahukan bahwa di sisi-Nyalah kunci-kunci ilmu gaib itu berada. Tidak ada seorang pun yang mengetahui hal-hal gaib kecuali Allah sendiri. Di antara perkara gaib yang hanya Allah ketahui adalah kapan datangnya hari kiamat, kapan turunnya hujan, apa yang ada di dalam rahim ibu, apa yang akan terjadi di masa depan, dan di mana serta kapan seseorang akan meninggal dunia. Semua ini adalah rahasia Ilahi yang tidak dapat ditembus oleh siapa pun, baik malaikat yang dekat maupun nabi yang diutus.
Selanjutnya, Allah memberitahukan bahwa Dia mengetahui segala sesuatu yang ada di daratan dan lautan. Tidak ada satu makhluk pun yang bergerak di darat, tidak ada ikan yang berenang di laut, tidak ada tumbuhan yang tumbuh, dan tidak ada benda mati yang diam, melainkan semuanya berada dalam pengetahuan Allah. Bahkan, tidak ada sehelai daun pun yang gugur dari pohonnya, melainkan Allah mengetahuinya. Demikian pula tidak ada sebutir biji pun yang tersembunyi di dalam kegelapan perut bumi, tidak ada sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan semuanya tercatat dalam kitab yang jelas, yaitu Lauh Mahfuzh.
Subhanallah! Betapa agungnya ilmu Allah ini. Setiap daun yang jatuh, setiap butir pasir yang bergeser, setiap tetes air yang mengalir, semuanya diketahui dan tercatat dengan teliti. Tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan-Nya, sekecil apa pun.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, perenungan terhadap ayat ini seharusnya menumbuhkan dalam hati kita rasa takut yang mendalam kepada Allah, karena kita sadar bahwa Allah senantiasa mengawasi kita. Tidak ada satu pun perbuatan kita yang tersembunyi dari-Nya. Namun di sisi yang lain, ayat ini juga menumbuhkan rasa aman dan tenang bagi orang-orang yang beriman. Ketika kita merasa sendirian, ingatlah bahwa Allah selalu bersama kita, mengetahui segala keadaan kita. Ketika kita menghadapi kesulitan, yakinlah bahwa Allah yang mengetahui segala sesuatu pasti mampu menolong kita.
Ayat ini juga mengajak kita untuk merendahkan hati dan mengakui keterbatasan ilmu kita. Betapa banyak hal yang kita tidak ketahui, sementara ilmu Allah meliputi segala sesuatu. Oleh karena itu, janganlah kita sombong dengan ilmu yang kita miliki, dan janganlah kita merasa bahwa kita telah mengetahui segala sesuatu.
Marilah kita jadikan keyakinan akan luasnya ilmu Allah ini sebagai pendorong untuk selalu berhati-hati dalam setiap langkah, memperbanyak istighfar atas kelalaian kita, dan senantiasa bertawakal kepada Allah dalam segala urusan. Karena sesungguhnya, Allah yang mengetahui segala sesuatu adalah sebaik-baik tempat bersandar dan sebaik-baik pelindung.
📜 Ayat 57-61 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 59
Surat Al-An'am Ayat 59 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada…Surat Ayat 59/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 57–61. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








