Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- An kāna (أَن كَانَ): Karena sesungguhnya dia adalah...
- Dhā mālin (ذَا مَالٍ): Pemilik harta kekayaan yang melimpah.
- Wa banīn (وَبَنِينَ): Dan memiliki anak-anak (keturunan) yang banyak.
Tafsir:
Ayat yang mulia ini melanjutkan gambaran tentang sifat-sifat buruk manusia yang disebutkan sebelumnya, lalu Allah ﷻ menyebutkan sebab kesombongan dan keangkuhannya: *"karena sesungguhnya dia adalah pemilik harta yang banyak dan anak-anak yang banyak."*
Ya, inilah penyakit lama yang menghinggapi hati manusia. Ketika Allah ﷻ melimpahkan kepadanya harta benda dan keturunan yang ramai, ia lupa diri. Ia mengira bahwa semua itu adalah bukti kemuliaan dirinya di sisi Allah, padahal justru itu adalah ujian. Harta dan anak yang seharusnya menjadi sarana bersyukur dan mendekatkan diri kepada Allah, malah menjadi sebab ia berlaku sombong, menolak kebenaran, dan menghina para nabi serta orang-orang beriman.
Perhatikanlah wahai saudaraku, betapa banyak manusia yang ketika Allah berikan kenikmatan, ia justru semakin jauh dari Allah. Ia merasa dirinya hebat, merasa tidak butuh kepada petunjuk, bahkan berani mendustakan ayat-ayat Allah. Padahal harta dan anak itu hanyalah titipan yang suatu saat akan ditinggalkan. Yang kekal hanyalah amal saleh dan ketakwaan.
Allah ﷻ mengingatkan kita dalam ayat ini agar kita tidak tertipu oleh gemerlap dunia. Jangan sampai kita menjadi seperti orang yang disebutkan dalam ayat ini, yang ketika dibacakan kepadanya ayat-ayat suci Al-Qur'an, ia malah menolak dan menganggapnya sebagai dongengan orang-orang terdahulu. Na'udzu billah.
Ketahuilah, bahwa kemuliaan sejati di sisi Allah bukan diukur dengan banyaknya harta dan anak, tetapi dengan keimanan dan ketakwaan. Rasulullah ﷺ bersabda: *"Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian."* (HR. Muslim)
Maka jadilah hamba yang rendah hati di hadapan Allah. Gunakanlah setiap nikmat yang Allah berikan—baik harta, anak, kesehatan, maupun waktu—untuk semakin dekat kepada-Nya. Jangan biarkan dunia menjerumuskan kita ke dalam kesombongan dan kehancuran. Ingatlah, bahwa setiap kenikmatan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Semoga Allah ﷻ melindungi kita dari sifat sombong dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang bersyukur dan tawadhu'. Aamiin.
📜 Ayat 12-16 — Al-Qalam
Terjemah — Al-Qalam 14
Surat Al-Qalam Ayat 14 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak.Surat Ayat 14/52 — Al-Qalam القلم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qalam Dengarkan, Al-Qalam Terjemah, Al-Qalam mp3, Al-Qalam pdf. Ayat 12–16. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








