Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أُمَّةٌ (Ummatun): Sekelompok orang.
- لِمَ تَعِظُونَ (Lima ta'izhuna): Mengapa kalian menasihati.
- مُهْلِكُهُمْ (Muhlikuhum): Yang akan membinasakan mereka.
- مُعَذِّبُهُمْ (Mu'adzdzibuhum): Yang akan mengazab mereka.
- مَعْذِرَةً (Ma'dziratan): Sebagai alasan (pembelaan diri) di hadapan Allah.
- يَتَّقُونَ (Yattaqun): Mereka bertakwa (menjauhi larangan Allah).
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, ingatlah kisah ketika sekelompok orang saleh dari Bani Israil menasihati kaum yang melanggar larangan Allah dengan menangkap ikan pada hari Sabtu. Mereka berkata kepada para penasihat itu, "Mengapa kalian bersusah payah menasihati orang-orang yang sudah jelas akan dibinasakan oleh Allah di dunia karena kedurhakaan mereka, atau akan diazab dengan azab yang sangat pedih di akhirat? Bukankah nasihat kalian itu sia-sia dan tidak akan membawa manfaat?"
Maka para penasihat itu menjawab dengan penuh keikhlasan, "Kami menasihati mereka bukan karena kami mengira nasihat kami pasti diterima, tetapi agar kami terbebas dari tanggung jawab di hadapan Allah, karena Allah telah memerintahkan kami untuk amar ma'ruf nahi mungkar (menyuruh kebaikan dan mencegah kemungkaran). Jika kami diam, maka kami pun akan turut berdosa. Dan kami juga berharap—meskipun kecil kemungkinannya—mereka mau bertakwa kepada Allah, bertobat dari perbuatan dosa mereka, dan kembali ke jalan yang benar."
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku sekalian, ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah prinsip mulia dalam berdakwah: jangan pernah berhenti menasihati, meskipun orang yang kita nasihati tampak sudah sangat jauh dari kebenaran. Seorang da'i (penyeru kebaikan) tidak boleh berputus asa dari rahmat Allah. Siapa tahu, di balik kerasnya hati seseorang, tersimpan benih hidayah yang siap tumbuh.
Ingatlah, tugas kita hanyalah menyampaikan dengan ikhlas, sedangkan hidayah sepenuhnya di tangan Allah. Janganlah kita merasa sia-sia ketika nasihat kita belum membuahkan hasil. Setiap kebaikan yang kita lakukan karena Allah akan dicatat sebagai amal saleh, dan kelak di akhirat kita tidak akan ditanya mengapa orang lain tidak mau berubah, tetapi kita akan ditanya mengapa kita tidak berusaha menyampaikan kebenaran yang kita ketahui.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selalu menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran dengan penuh hikmah dan kesabaran. Aamiin.
📜 Ayat 162-166 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 164
Surat Al-A'raf Ayat 164 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: "Mengapa…Surat Ayat 164/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 162–166. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








