Al-A'raf · 66/206
Terjemah Transliterasi — Al-A'raf
قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِن قَوْمِهِ إِنَّا لَنَرَاكَ فِي سَفَاهَةٍ وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ الْكَاذِبِينَ ۝٦٦
Qaalal mala ul lazeena kafaroo min qawmiheee innaa lanaraaka fee safaahatinw wa innaa lannazunnuka minal kaazibeen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami benar benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang orang yang berdusta".

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • الْمَلَأُ: Para pembesar dan pemuka kaum.
  • سَفَاهَةٍ: Kebodohan, kekurangan akal, dan tindakan yang tidak masuk akal menurut pandangan mereka.
  • لَنَظُنُّكَ: Kami benar-benar menyangka dan menduga dengan kuat.

Tafsir:

Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan perkataan para pemuka kaum 'Ad yang kafir kepada Nabi Hud 'alaihissalam. Mereka berkata dengan nada sombong dan penuh penghinaan: "Wahai Hud, sesungguhnya kami benar-benar melihat engkau dalam keadaan safahah (kebodohan dan kekurangan akal)!"

Mereka menuduh Nabi Hud sebagai orang yang tidak berakal hanya karena beliau mengajak mereka untuk meninggalkan penyembahan berhala-berhala yang tidak memberi manfaat maupun mudarat, dan mengajak mereka untuk beribadah hanya kepada Allah Yang Maha Esa, Pencipta langit dan bumi. Sungguh suatu tuduhan yang sangat ironis! Orang yang justru berada dalam kebodohan sejati adalah mereka sendiri, karena mereka menyembah batu-batu yang tidak dapat mendengar, melihat, maupun menolong mereka sedikit pun.

Mereka juga menambahkan: "Dan sesungguhnya kami benar-benar berprasangka kuat bahwa engkau termasuk golongan para pendusta!" Mereka menuduh Nabi Hud berdusta dalam pengakuannya sebagai utusan Allah, padahal beliau adalah seorang yang jujur dan amanah, yang dikenal oleh kaumnya sebagai orang yang paling dapat dipercaya sebelum diutus menjadi nabi.

Ayat ini memberikan pelajaran berharga bagi kita: bahwa para nabi dan rasul senantiasa menghadapi penolakan, ejekan, dan tuduhan-tuduhan keji dari kaumnya. Namun mereka tetap sabar dan istiqamah dalam menyampaikan risalah Allah. Ini menunjukkan bahwa kebenaran tidak selalu diterima oleh mayoritas, dan bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah hendaknya tidak gentar menghadapi cemoohan dan tuduhan orang-orang yang ingkar.

Sungguh, betapa indahnya akhlak para nabi yang tetap lemah lembut dan tidak membalas keburukan dengan keburukan. Mereka hanya bertawakal kepada Allah dan terus menyampaikan kebenaran dengan penuh hikmah. Mari kita teladani kesabaran mereka dalam berdakwah, dan janganlah kita pernah merasa putus asa ketika menghadapi penolakan, karena pertolongan Allah pasti datang bagi hamba-hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya.



📜 Ayat 64-68 — Al-A'raf

64فَكَذَّبُوهُ فَأَنجَيْنَاهُ وَالَّذِينَ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ وَأَغْرَقْنَا الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا عَمِينَ
Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).
65۞ وَإِلَىٰ عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ
Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Aad saudara mereka, Hud. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain dari-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?"
66قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِن قَوْمِهِ إِنَّا لَنَرَاكَ فِي سَفَاهَةٍ وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ الْكَاذِبِينَ
Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami benar benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang orang yang berdusta".
67قَالَ يَا قَوْمِ لَيْسَ بِي سَفَاهَةٌ وَلَٰكِنِّي رَسُولٌ مِّن رَّبِّ الْعَالَمِينَ
Hud herkata "Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikitpun, tetapi aku ini adalah utusan dari Tuhan semesta alam.
68أُبَلِّغُكُمْ رِسَالَاتِ رَبِّي وَأَنَا لَكُمْ نَاصِحٌ أَمِينٌ
Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu".
Al-A'rafIndeks Quran
206Ayat
MakkiyahRevelation
66Ayat

Terjemah — Al-A'raf 66

Surat Al-A'raf Ayat 66 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami benar benar…

Surat Ayat 66/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 64–68. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu