Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- عَبَسَ (Abasa): Mengerutkan dahi, memasamkan wajah, atau menunjukkan raut muka yang tidak ramah.
- وَتَوَلَّى (Wa tawallā): Berpaling, memalingkan wajah, atau berpaling dari seseorang.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini mengisahkan sebuah peristiwa yang sangat agung dan penuh hikmah, yaitu teguran lembut dari Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada Rasulullah ﷺ. Suatu ketika, seorang sahabat yang mulia bernama Abdullah bin Ummi Maktum radhiyallahu 'anhu—yang merupakan seorang lelaki buta—datang menghadap Rasulullah ﷺ dengan penuh kerinduan untuk belajar agama dan meminta petunjuk. Ia datang di saat yang bersamaan Rasulullah ﷺ sedang sibuk berdakwah kepada para pembesar Quraisy, berharap mereka masuk Islam sehingga Islam menjadi kuat dan mulia.
Rasulullah ﷺ yang sedang fokus berdialog dengan para pemuka Quraisy, mengerutkan dahinya dan berpaling dari Abdullah bin Ummi Maktum karena tidak ingin terganggu dalam pembicaraannya yang sangat penting itu. Namun, Allah Yang Maha Mengetahui segala isi hati, menurunkan ayat ini sebagai teguran yang sangat halus dan penuh kasih sayang kepada Nabi-Nya. Allah ingin mengajarkan bahwa di sisi-Nya, seorang mukmin yang tulus mencari hidayah—meskipun ia seorang yang buta dan miskin—jauh lebih mulia dan lebih utama untuk diperhatikan daripada para pembesar yang sombong dan belum tentu menerima kebenaran.
Peristiwa ini menjadi pelajaran abadi bagi seluruh umat manusia, bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah tidak diukur dari kedudukan duniawi, kekayaan, atau keturunan, melainkan dari ketakwaan dan keikhlasan hatinya dalam mencari kebenaran. Sungguh, ayat ini juga menunjukkan betapa Allah sangat menyayangi orang-orang yang tulus mencari petunjuk, dan betapa Allah mendidik Rasul-Nya dengan adab yang paling tinggi agar tidak membeda-bedakan manusia dalam menyampaikan risalah Islam.
Kisah ini mengajarkan kita untuk senantiasa menghormati setiap orang yang datang kepada kita dengan niat baik, tanpa memandang status sosialnya. Betapa indahnya Islam yang mengajarkan kesetaraan dan kasih sayang kepada semua manusia. Mari kita jadikan pelajaran ini sebagai cermin untuk selalu rendah hati, menghargai setiap orang yang mencari kebaikan, dan tidak pernah meremehkan siapa pun yang datang membawa kerinduan akan hidayah Allah. Sesungguhnya, hidayah adalah karunia terbesar yang tidak bisa ditukar dengan kemewahan duniawi apa pun.
📜 Ayat 1-3 — 'Abasa
Terjemah — 'Abasa 1
Surat 'Abasa Ayat 1 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,Surat Ayat 1/42 — 'Abasa عبس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: 'Abasa Dengarkan, 'Abasa Terjemah, 'Abasa mp3, 'Abasa pdf. Ayat 1–3. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








