At-Takwir · 29/29
Terjemah Transliterasi — At-Takwir
وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ ۝٢٩
Wa maa tashaaa`oona illaaa ai yashaaa `al laahu Rabbul `Aalameen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • تَشَاءُونَ — kalian menghendaki/menginginkan.
  • إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّهُ — kecuali jika Allah menghendaki.
  • رَبُّ الْعَالَمِينَ — Tuhan Yang Memelihara dan Menguasai seluruh alam semesta beserta seluruh isinya.

Tafsir Ayat:

Wahai manusia, sungguh telah datang kepadamu bukti-bukti yang sangat jelas dan hujjah yang memuaskan dari Al-Qur'an ini. Maka ke mana lagi akal kalian akan dibawa pergi, sehingga kalian masih saja mendustakan kebenaran setelah semua dalil yang nyata ini?

Al-Qur'an ini tidak lain hanyalah peringatan dan nasihat dari Allah untuk seluruh umat manusia, bagi siapa saja di antara kalian yang ingin menempuh jalan yang lurus dan istiqamah di atas kebenaran dan keimanan. Namun perlu kalian ketahui dengan seyakin-yakinnya: kalian tidak akan mampu menghendaki dan memilih jalan istiqamah itu, dan kalian tidak akan sanggup melakukannya, kecuali atas kehendak dan izin Allah semata.

Ketika ayat ini turun, sebagian orang musyrik berkata dengan sombongnya, "Urusan ini ada di tangan kami sendiri! Jika kami mau, kami akan istiqamah, dan jika kami tidak mau, kami tidak akan istiqamah." Maka Allah membantah dugaan mereka dengan tegas: Tidak! Sesungguhnya kehendak dan perbuatan manusia itu terjadi dengan pilihan dan keinginannya sendiri yang sempurna, tanpa ada paksaan dari siapa pun. Akan tetapi, kehendak manusia itu tunduk dan terikat sepenuhnya di bawah kehendak Allah. Tidak ada sesuatu pun yang terjadi di alam ini melainkan dengan kehendak-Nya. Allah-lah Rabb seluruh alam, Pemilik dan Penguasa segala sesuatu, yang mengatur seluruh makhluk-Nya dengan kebijaksanaan dan keadilan-Nya.


Renungan dan Hikmah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang agung ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat dalam tentang hubungan antara kehendak manusia dan kehendak Allah. Kita diciptakan dengan diberikan akal dan kebebasan memilih, namun kebebasan itu tidaklah mutlak. Semua yang kita inginkan dan lakukan hanya akan terwujud jika Allah menghendakinya.

Maka dari itu, janganlah sekali-kali kita merasa sombong dengan amal ibadah kita, karena semua itu adalah karunia dan pertolongan Allah semata. Justru dengan memahami ayat ini, hati kita menjadi semakin rendah hati dan bersandar penuh kepada Allah dalam setiap langkah kebaikan. Mari kita perbanyak doa: "Ya Allah, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang Engkau kehendaki untuk istiqamah di atas kebenaran, dan janganlah Engkau biarkan kami bersandar kepada diri kami sendiri walau sekejap mata pun." Sungguh, kebahagiaan sejati ada pada ketundukan kita kepada kehendak Allah yang Maha Bijaksana lagi Maha Penyayang.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 27-29 — At-Takwir

27إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَالَمِينَ
Al Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam,
28لِمَن شَاءَ مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ
(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus.
29وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ
Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.
At-TakwirIndeks Quran
29Ayat
MakkiyahRevelation
29Ayat

Terjemah — At-Takwir 29

Surat At-Takwir Ayat 29 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila…

Surat Ayat 29/29 — At-Takwir التكوير (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Takwir Dengarkan, At-Takwir Terjemah, At-Takwir mp3, At-Takwir pdf. Ayat 27–29. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu