Al-Insyiqaq · 22/25
Terjemah Transliterasi — Al-Insyiqaq
بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا يُكَذِّبُونَ ۝٢٢
Balil lazeena kafaroo yukazziboon
📖 Arti Bahasa Indonesia
bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya).
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • كَفَرُوا: orang-orang yang mengingkari Allah dan menutup diri dari kebenaran.
  • يُكَذِّبُونَ: mendustakan Al-Qur'an, hari kebangkitan, dan segala yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ.

Tafsir:

Setelah Allah ﷻ menjelaskan berbagai bukti kebenaran melalui ayat-ayat-Nya yang terbentang di alam semesta dan dalam Al-Qur'an, masih saja ada golongan manusia yang memilih untuk berpaling dan mendustakan. Mereka adalah orang-orang kafir yang telah tertutup hatinya oleh kesombongan dan keangkuhan. Bukan karena tidak adanya bukti, tetapi karena mereka memang tidak mau menerima kebenaran. Padahal, bukti-bukti itu sudah begitu jelas dan nyata, seperti terbelahnya langit, bumi yang terbentang, dan segala tanda kekuasaan Allah yang tak terbantahkan.

Mereka mendustakan Al-Qur'an yang mulia, mendustakan hari kebangkitan, dan mendustakan segala ajaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ. Ini bukanlah sikap yang lahir dari ketidaktahuan, melainkan dari keingkaran yang disengaja. Allah ﷻ Maha Mengetahui apa yang mereka sembunyikan dalam hati mereka, termasuk sikap keras kepala dan penentangan mereka, padahal di dalam hati kecil mereka sebenarnya mengetahui bahwa apa yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ adalah kebenaran yang hakiki.

Sungguh, ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Jangan sampai kita termasuk golongan yang mendustakan kebenaran karena kesombongan atau hawa nafsu. Ketika kebenaran telah datang dengan jelas, maka sikap yang benar adalah menerimanya dengan lapang dada dan tunduk patuh kepada Allah ﷻ. Sebab, orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan mendapatkan balasan yang tiada putusnya di sisi Allah, berupa surga yang penuh kenikmatan dan keridaan-Nya yang abadi.

Marilah kita renungkan: betapa banyak orang yang menolak kebenaran hanya karena gengsi, takut kehilangan kedudukan, atau sekadar mengikuti nenek moyang. Padahal, kebenaran itu tidak mengenal status sosial atau garis keturunan. Kebenaran adalah milik Allah, dan barang siapa yang menerimanya dengan ikhlas, maka ia akan beruntung di dunia dan akhirat. Sebaliknya, barang siapa yang menolaknya, maka kerugianlah yang akan ia peroleh. Semoga Allah ﷻ membukakan hati kita untuk senantiasa menerima kebenaran dan menjauhkan kita dari sifat mendustakan, amin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 20-24 — Al-Insyiqaq

20فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Mengapa mereka tidak mau beriman?
21وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ لَا يَسْجُدُونَ ۩
dan apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud,
22بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا يُكَذِّبُونَ
bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya).
23وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يُوعُونَ
Padahal Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).
24فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih,
Al-InsyiqaqIndeks Quran
25Ayat
MakkiyahRevelation
22Ayat

Terjemah — Al-Insyiqaq 22

Surat Al-Insyiqaq Ayat 22 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya).

Surat Ayat 22/25 — Al-Insyiqaq الإنشقاق (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Insyiqaq Dengarkan, Al-Insyiqaq Terjemah, Al-Insyiqaq mp3, Al-Insyiqaq pdf. Ayat 20–24. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu