Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Yuḥādid: Bermusuhan, menentang, dan memerangi.
- Al-Khizy: Kehinaan, keaiban, dan kerendahan yang sangat besar.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini turun sebagai teguran keras kepada orang-orang munafik yang menyangka bahwa perbuatan mereka menentang Allah dan Rasul-Nya tidak akan berakibat apa-apa. Allah bertanya kepada mereka dengan nada mencela: "Tidakkah mereka mengetahui dengan yakin bahwa barang siapa yang memusuhi dan menentang Allah dan Rasul-Nya, baik dengan perkataan, perbuatan, maupun sikap hati, maka sesungguhnya baginya neraka Jahanam yang menyala-nyala? Dia akan kekal di dalamnya selama-lamanya, tidak pernah keluar dan tidak pula mendapat keringanan azab."
Inilah balasan yang setimpal bagi mereka yang mengangkat senjata melawan Allah dan Rasul-Nya, termasuk di dalamnya perbuatan menyakiti Rasulullah ﷺ, mencela, atau merendahkan beliau. Na'udzu billah dari perbuatan yang hina ini.
Kemudian Allah menegaskan: "Itulah kehinaan yang besar." Maksudnya, azab kekal di neraka Jahanam itu adalah aib dan kerendahan yang paling dahsyat, tidak ada kehinaan yang melebihi kehinaan ini. Sungguh merugi orang yang berakhir di tempat yang demikian.
Pelajaran dan Nasihat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah dengan sungguh-sungguh ayat yang agung ini. Allah mengingatkan kita bahwa memusuhi Allah dan Rasul-Nya bukanlah perkara sepele. Betapa banyak orang yang lalai, menganggap remeh urusan agama, bahkan berani mencela syariat dan menentang perintah Allah, tanpa menyadari akibat yang menantinya.
Renungkanlah, betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Dia mengingatkan kita sebelum terjadi, agar kita tidak terjerumus ke dalam jurang kemurkaan-Nya. Pintu taubat masih terbuka selama nyawa masih di badan. Maka marilah kita periksa hati kita, jangan sampai ada rasa benci atau menentang terhadap ketentuan Allah dan sunnah Rasul-Nya. Perbaiki hubungan kita dengan Allah dan Rasul-Nya dengan ketaatan dan kecintaan yang tulus.
Ingatlah, kehinaan sejati bukanlah ketika kita miskin harta atau rendah kedudukan di mata manusia. Kehinaan yang sebenarnya adalah ketika kita hidup dalam kemaksiatan dan mati dalam kebencian kepada Allah, lalu berakhir di neraka Jahanam. Semoga Allah melindungi kita semua dari azab-Nya yang pedih dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang taat dan dicintai-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 61-65 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 63
Surat At-Taubah Ayat 63 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Tidaklah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allah…Surat Ayat 63/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 61–65. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







