Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- "Miskinan": orang yang sangat membutuhkan, tidak memiliki harta yang mencukupi kebutuhannya.
- "Dza matrabah": orang yang menempelkan dirinya ke tanah karena kemiskinan dan kesengsaraan yang amat sangat, hingga ia tidak memiliki tempat berteduh dan hanya berbaring di atas tanah.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini melanjutkan penjelasan tentang jalan yang sulit lagi penuh tantangan menuju kebaikan dan kebahagiaan. Di antara amal yang paling utama dalam menempuh jalan tersebut adalah memberi makan kepada orang-orang yang membutuhkan, khususnya pada masa-masa sulit ketika kelaparan melanda. Allah menyebutkan dua golongan yang paling layak untuk diprioritaskan:
*Pertama*, anak yatim yang memiliki hubungan kekerabatan. Memberi makan kepada mereka mengandung dua keutamaan sekaligus: pahala sedekah dan pahala silaturahmi. Kedudukan mereka sangat dekat, sehingga menolong mereka adalah kewajiban moral yang lebih besar daripada menolong orang lain yang jauh.
*Kedua*, orang miskin yang sangat papa hingga menempelkan dirinya ke tanah karena kelelahan, kehinaan, dan ketiadaan tempat tinggal. Mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki apa pun, bahkan untuk sekadar menutup kebutuhan pokok sehari-hari. Mereka hidup terlantar di jalanan, di bawah terik matahari dan dinginnya malam, tanpa ada yang memperhatikan.
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah betapa agungnya ajaran Islam ini! Islam tidak hanya mengajarkan ibadah ritual semata, tetapi juga kepekaan sosial yang tinggi. Allah menyebutkan golongan-golongan ini secara khusus agar hati kita tergerak, agar jiwa kita tidak keras dan tidak kering dari rasa kasih sayang. Bayangkan saudara-saudara kita yang harus tidur di atas tanah yang keras, menahan lapar, dan tidak memiliki siapa pun. Bukankah kita yang diberi kelebihan rezeki memiliki tanggung jawab untuk berbagi?
Ayat ini juga mengajarkan kita bahwa kemuliaan seseorang tidak diukur dari banyaknya harta yang ia kumpulkan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang ia berikan kepada sesama. Setiap suapan yang kita berikan kepada mereka yang membutuhkan adalah investasi abadi di sisi Allah. Maka, janganlah kita sia-siakan kesempatan untuk berbuat baik selama kita masih mampu. Semoga Allah memudahkan kita untuk menempuh jalan yang sulit ini, dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang peduli terhadap sesama. Aamiin.
📜 Ayat 14-18 — Al-Balad
Terjemah — Al-Balad 16
Surat Al-Balad Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : atau kepada orang miskin yang sangat fakir.Surat Ayat 16/20 — Al-Balad البلد (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Balad Dengarkan, Al-Balad Terjemah, Al-Balad mp3, Al-Balad pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








