Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مِنْ حَقٍّ (min haqqin): Artinya kebutuhan, keinginan, atau kepentingan. Dalam konteks ini, maksudnya adalah tidak ada keinginan atau kebutuhan terhadap wanita.
- مَا نُرِيدُ (ma nuridu): Apa yang kami inginkan, yaitu perbuatan keji terhadap sesama lelaki.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan jawaban kaum Nabi Luth yang penuh dengan kesombongan dan kebejatan moral. Mereka berkata kepada Nabi Luth: "Wahai Luth, sesungguhnya engkau telah mengetahui sejak dahulu bahwa kami tidak memiliki keinginan atau kebutuhan sedikit pun terhadap putri-putrimu (perempuan-perempuan kaummu) untuk dinikahi. Dan sesungguhnya engkau pun benar-benar mengetahui apa yang sebenarnya kami inginkan."
Ucapan mereka ini menunjukkan betapa mereka telah tenggelam dalam hawa nafsu yang menyimpang. Mereka dengan terang-terangan mengakui bahwa mereka tidak menginginkan wanita yang halal, dan mereka justru menginginkan perbuatan keji yang belum pernah dilakukan oleh makhluk mana pun sebelumnya. Mereka tidak malu-malu lagi, bahkan mereka menyatakan keinginan mereka yang bejat itu secara terbuka di hadapan Nabi Luth.
Ini adalah puncak kebejatan moral dan penolakan terhadap fitrah yang Allah ciptakan. Mereka menolak jalan yang halal dan memilih jalan yang dimurkai Allah. Padahal Allah telah menciptakan manusia berpasang-pasangan, lelaki dan perempuan, sebagai jalan yang suci dan diridhai untuk melanjutkan keturunan dan memenuhi kebutuhan biologis dengan cara yang mulia.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah kaum Nabi Luth ini bukan sekadar cerita sejarah, melainkan pelajaran berharga bagi umat manusia hingga akhir zaman. Ketika manusia menolak fitrah yang Allah tetapkan dan memilih jalan yang menyimpang, maka mereka akan menuai kehancuran dan azab yang pedih.
Sebagai seorang muslim, kita patut bersyukur atas nikmat Islam yang mengajarkan kita jalan yang lurus dan bersih. Allah tidak pernah mengharamkan sesuatu kecuali karena di dalamnya terdapat mudarat bagi hamba-Nya, dan tidak pernah menghalalkan sesuatu kecuali karena di dalamnya terdapat kebaikan dan kemaslahatan.
Marilah kita jaga diri, keluarga, dan masyarakat kita dari segala bentuk penyimpangan. Perbanyaklah membaca Al-Qur'an dan tadabburi maknanya, agar hati kita senantiasa terikat dengan petunjuk Allah. Jauhilah pergaulan yang merusak, dan dekatilah majelis-majelis ilmu yang mengingatkan kita akan keagungan Allah dan balasan-Nya.
Semoga Allah melindungi kita semua dari fitnah syahwat yang tersembunyi maupun yang terang-terangan, dan semoga kita senantiasa istiqamah di atas jalan yang diridhai-Nya. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 77-81 — Hud
Terjemah — Hud 79
Surat Hud Ayat 79 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka menjawab: "Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai…Surat Ayat 79/123 — Hud هود (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Hud Dengarkan, Hud Terjemah, Hud mp3, Hud pdf. Ayat 77–81. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








