Ibrahim · 41/52
Terjemah Transliterasi — Ibrahim
رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ ۝٤١
Rabbanagh fir lee wa liwaalidaiya wa lilmu`mineena Yawma yaqoomul hisaab
📖 Arti Bahasa Indonesia
Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • يَقُومُ الْحِسَابُ: tegaknya hisab (perhitungan amal) pada hari kiamat, yaitu ketika seluruh makhluk berdiri di hadapan Allah untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatan mereka.

Tafsir:

Ini adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim 'alaihissalam sebagai bentuk ketundukan dan kerendahan hati di hadapan Allah. Beliau memohon ampunan untuk dirinya sendiri, karena sebagai manusia, beliau menyadari bahwa tidak ada seorang pun yang luput dari kekhilafan dan kekurangan dalam menjalankan ketaatan kepada Allah. Ini mengajarkan kita bahwa meskipun seorang nabi yang maksum, beliau tetap merendahkan diri dan banyak beristighfar, apalagi kita yang penuh dengan dosa dan kesalahan.

Kemudian beliau mendoakan kedua orang tuanya. Perlu diketahui bahwa doa ini beliau panjatkan sebelum jelas baginya bahwa ayahnya (Azar) adalah musuh Allah yang tidak akan beriman. Beliau berharap dengan doa dan kasih sayangnya, ayahnya dapat diberi petunjuk untuk masuk Islam. Namun setelah nyata bahwa ayahnya tetap dalam kekafiran hingga akhir hayatnya, beliau berlepas diri darinya sebagaimana disebutkan dalam ayat lain. Adapun ibunya, sebagian ulama menyebutkan bahwa ia telah beriman.

Selanjutnya beliau mendoakan seluruh kaum mukminin—laki-laki dan perempuan—agar diampuni dosa-dosa mereka pada hari ketika manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam untuk dihisab. Ini menunjukkan tingginya akhlak dan keikhlasan Nabi Ibrahim; di saat beliau sendiri sangat membutuhkan ampunan, beliau tetap mengutamakan doa untuk saudara-saudaranya seiman.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku, perhatikanlah bagaimana Nabiyullah Ibrahim 'alaihissalam—yang digelari *Khalilullah* (kekasih Allah)—tetap merasa butuh akan ampunan Allah. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita: jangan pernah merasa cukup ibadah dan amal kita, jangan pernah merasa suci, karena kesombongan rohani adalah penyakit yang menghancurkan. Sebaliknya, perbanyaklah istighfar dan doa memohon ampunan, terutama di waktu-waktu mustajab.

Doa ini juga mengajarkan kita untuk tidak melupakan orang tua dalam doa kita. Berbakti kepada orang tua tidak hanya dengan harta dan pelayanan, tetapi juga dengan mendoakan mereka—baik yang masih hidup maupun yang telah wafat. Dan lihatlah keindahan Islam: kita diperintahkan untuk mendoakan seluruh kaum mukminin, karena sesungguhnya seorang mukmin dengan mukmin yang lain bagaikan satu bangunan yang saling menguatkan. Ketika kita mendoakan saudara-saudara kita tanpa sepengetahuan mereka, malaikat pun mengaminkan dan mendoakan kita pula.

Marilah kita jadikan doa ini sebagai wirid harian kita, agar hati kita bersih, hubungan kita dengan Allah semakin dekat, dan cinta kita kepada sesama mukmin semakin erat. Sungguh, doa adalah senjata orang beriman, dan siapa yang banyak berdoa, maka Allah akan banyak membukakan pintu kebaikan baginya.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 39-43 — Ibrahim

39الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَهَبَ لِي عَلَى الْكِبَرِ إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ ۚ إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ الدُّعَاءِ
Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa.
40رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.
41رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)".
42وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ ۚ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ
Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak,
43مُهْطِعِينَ مُقْنِعِي رُءُوسِهِمْ لَا يَرْتَدُّ إِلَيْهِمْ طَرْفُهُمْ ۖ وَأَفْئِدَتُهُمْ هَوَاءٌ
mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mangangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong.
IbrahimIndeks Quran
52Ayat
MakkiyahRevelation
41Ayat

Terjemah — Ibrahim 41

Surat Ibrahim Ayat 41 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku…

Surat Ayat 41/52 — Ibrahim إبراهيم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ibrahim Dengarkan, Ibrahim Terjemah, Ibrahim mp3, Ibrahim pdf. Ayat 39–43. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu