Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- al-mutawassimīn: orang-orang yang memiliki kecerdasan pandangan batin, mampu merenung, mengambil pelajaran, dan membaca tanda-tanda kebesaran Allah dari setiap kejadian.
Tafsir:
Sungguh, pada peristiwa besar yang menimpa kaum Nabi Luth 'alaihissalam—yakni ketika mereka dibinasakan dengan dibalikkannya negeri mereka dan dihujani batu dari langit—terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah yang sangat jelas bagi orang-orang yang memiliki hati yang cerdas dan pandangan yang tajam. Mereka adalah orang-orang yang tidak hanya melihat dengan mata kepala, tetapi juga merenungkan dengan mata hati. Mereka mampu menembus tabir peristiwa dan mengambil pelajaran yang sangat berharga dari setiap kejadian.
Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan bekas-bekas kehancuran kaum Luth itu berada di jalan yang selalu dilalui manusia, agar setiap orang yang melintas dapat menyaksikannya dan mengambil ibrah. Ini adalah bukti nyata bahwa azab Allah itu benar dan pasti terjadi bagi siapa saja yang melanggar perintah-Nya dan tenggelam dalam kemaksiatan.
Bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, peristiwa ini menjadi dalil yang sangat kuat akan kebenaran janji dan ancaman Allah. Mereka meyakini bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan bahwa tidak ada satu pun perbuatan yang luput dari pengawasan-Nya. Kehancuran kaum Luth bukanlah sekadar cerita sejarah, melainkan pelajaran hidup yang abadi.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajak kita untuk menjadi pribadi yang *mutawassim*—pribadi yang cerdas membaca tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta dan dalam setiap peristiwa. Allah tidak pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Setiap kejadian, baik yang menggembirakan maupun yang menyedihkan, pasti mengandung hikmah dan pelajaran bagi orang-orang yang mau berpikir.
Marilah kita senantiasa melatih hati kita untuk peka terhadap tanda-tanda kebesaran Allah. Renungkanlah bagaimana Allah menghancurkan kaum-kaum yang durhaka di masa lalu, dan bagaimana Dia senantiasa melindungi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Semakin kita merenung, semakin bertambah keyakinan kita kepada Allah, dan semakin dekat pula hati kita kepada-Nya.
Jadikanlah setiap ayat Al-Qur'an dan setiap peristiwa di sekitar kita sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sungguh, orang yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya dengan amal saleh. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang berakal dan mau mengambil pelajaran. Aamiin.
📜 Ayat 73-77 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 75
Surat Al-Hijr Ayat 75 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah)…Surat Ayat 75/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 73–77. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








