An-Nahl · 29/128
Terjemah Transliterasi — An-Nahl
فَادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَلَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ ۝٢٩
Fadkhulooo abwaaba jahannama khaalideena feeha falabi`sa maswal mutakab bireen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahannam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu.
🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Fadkhulū abwāba jahannama: "Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam." Pintu-pintu ini disebutkan dalam bentuk jamak (banyak) karena neraka memiliki beberapa pintu, dan setiap pintu diperuntukkan bagi golongan tertentu sesuai dengan kadar kekafiran dan kedurhakaan mereka.
  • Khālidīna fīhā: "Mereka kekal di dalamnya" — artinya tinggal selama-lamanya tanpa ada akhir dan tanpa ada jalan keluar.
  • Falabi'sa matswāl-mutakabbirīn: "Maka sungguh buruklah tempat tinggal orang-orang yang sombong" — yakni seburuk-buruk tempat menetap dan beristirahat.

Tafsir Ayat:

Setelah mereka menerima balasan berupa kehinaan di dunia dan disambut oleh para malaikat dengan ucapan yang menyakitkan, maka datanglah perintah yang tegas kepada mereka: "Masukilah pintu-pintu neraka Jahanam!" Setiap kelompok dari mereka diarahkan ke pintu yang sesuai dengan amal perbuatannya. Mereka tidak sekadar masuk lalu keluar, melainkan kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. Tiada henti, tiada istirahat, tiada keringanan, dan tiada harapan untuk terbebas.

Allah menutup ayat ini dengan pernyataan yang sangat menohok: "Maka sungguh buruklah tempat tinggal orang-orang yang sombong." Ya, neraka adalah seburuk-buruk tempat menetap bagi mereka yang dahulu di dunia menyombongkan diri, enggan menerima kebenaran, menolak beribadah kepada Allah semata, dan merasa tinggi hati untuk tunduk kepada perintah-Nya. Kini kesombongan mereka berbalik menjadi kehinaan yang abadi, dan keangkuhan mereka berubah menjadi penyesalan yang tak berkesudahan.


Renungan dan Nasihat:

Saudaraku, ayat ini adalah peringatan yang sangat keras bagi kita semua. Kesombongan adalah penyakit hati yang paling berbahaya. Iblis pun diusir dari surga karena kesombongannya — ia merasa lebih mulia daripada Adam. Maka betapa celakanya orang yang mengikuti jejak Iblis dalam kesombongan!

Ketahuilah bahwa surga itu dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai hawa nafsu, sedangkan neraka dikelilingi oleh syahwat yang memanjakan. Orang yang sombong merasa berat untuk merendahkan diri di hadapan Allah, merasa berat untuk shalat berjamaah, merasa berat untuk menerima nasihat, dan merasa berat untuk mengakui kesalahan. Padahal, kunci keimanan adalah ketundukan dan kerendahan hati.

Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cambuk bagi jiwa kita. Jangan biarkan kesombongan bersarang di hati, karena ia akan menggiring kita menuju pintu-pintu neraka. Sebaliknya, mari kita hiasi diri dengan kerendahan hati, karena Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang tawadhu'. Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan meskipun sebesar biji sawi." Maka bersungguh-sungguhlah untuk membersihkan hati dari sifat tercela ini, agar kita termasuk golongan yang beruntung dan dijauhkan dari tempat tinggal yang buruk itu. Semoga Allah melindungi kita semua dari api neraka dan mengaruniakan kepada kita surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.

📜 Ayat 27-31 — An-Nahl

27ثُمَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُخْزِيهِمْ وَيَقُولُ أَيْنَ شُرَكَائِيَ الَّذِينَ كُنتُمْ تُشَاقُّونَ فِيهِمْ ۚ قَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ إِنَّ الْخِزْيَ الْيَوْمَ وَالسُّوءَ عَلَى الْكَافِرِينَ
Kemudian Allah menghinakan mereka di hari kiamat, dan berfirman: "Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu (yang karena membelanya) kamu selalu memusuhi mereka (nabi-nabi dan orang-orang mukmin)?" Berkatalah orang-orang yang telah diberi ilmu: "Sesungguhnya kehinaan dan azab hari ini ditimpakan atas orang-orang yang kafir",
28الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ ظَالِمِي أَنفُسِهِمْ ۖ فَأَلْقَوُا السَّلَمَ مَا كُنَّا نَعْمَلُ مِن سُوءٍ ۚ بَلَىٰ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
(yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); "Kami sekali-kali tidak ada mengerjakan sesuatu kejahatanpun". (Malaikat menjawab): "Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan".
29فَادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَلَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ
Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahannam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu.
30۞ وَقِيلَ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا مَاذَا أَنزَلَ رَبُّكُمْ ۚ قَالُوا خَيْرًا ۗ لِّلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۚ وَلَدَارُ الْآخِرَةِ خَيْرٌ ۚ وَلَنِعْمَ دَارُ الْمُتَّقِينَ
Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa,
31جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ لَهُمْ فِيهَا مَا يَشَاءُونَ ۚ كَذَٰلِكَ يَجْزِي اللَّهُ الْمُتَّقِينَ
(yaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa,
An-NahlIndeks Quran
128Ayat
MakkiyahRevelation
29Ayat

Terjemah — An-Nahl 29

Surat An-Nahl Ayat 29 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahannam, kamu kekal di dalamnya. Maka…

Surat Ayat 29/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 27–31. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu