An-Nahl · 74/128
Terjemah Transliterasi — An-Nahl
فَلَا تَضْرِبُوا لِلَّهِ الْأَمْثَالَ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ ۝٧٤
Falaa tadriboo lillaahil amsaal; innal laaha ya`lamu wa antum laa ta`lamoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • Falā taḍribū lillāhil-amṡāl: Janganlah kalian membuat perumpamaan-perumpamaan bagi Allah, yaitu menyamakan-Nya dengan makhluk-Nya dalam bentuk apa pun.
  • Al-amṡāl: Perumpamaan-perumpamaan atau persamaan-persamaan (tandingan-tandingan).
  • Ya‘lamu: Mengetahui dengan ilmu yang sempurna dan menyeluruh.

Tafsir Ayat:

Wahai manusia, setelah kalian mengetahui dengan jelas bahwa berhala-berhala dan patung-patung yang kalian sembah itu tidak mampu memberikan manfaat maupun menolak mudarat, maka janganlah sekali-kali kalian membuat perumpamaan bagi Allah dengan menyamakan-Nya dengan makhluk ciptaan-Nya. Janganlah kalian menjadikan tandingan-tandingan bagi Allah dari kalangan berhala-berhala itu, lalu kalian persekutukan mereka dengan Allah dalam ibadah. Sungguh, tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Allah, tidak ada yang setara dengan-Nya, dan tidak ada yang menyerupai-Nya dalam zat, sifat, maupun perbuatan-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Mengetahui segala sesuatu dengan ilmu yang sempurna. Dia mengetahui bahwa tidak ada satu pun yang menyerupai-Nya, dan Dia mengetahui hakikat keagungan serta kesempurnaan sifat-sifat-Nya yang tidak terjangkau oleh akal manusia. Sedangkan kalian—wahai manusia—tidak mengetahui hal itu, karena keterbatasan ilmu dan akal kalian. Maka dari itu, kalian terjatuh dalam kesyirikan dan menganggap ada yang menyerupai Allah dari makhluk-Nya yang lemah dan tidak berdaya.


Renungan dan Nasihat:

Saudaraku seiman, betapa agungnya Allah yang tidak menyerupai apa pun dari makhluk-Nya. Ketika kita memahami bahwa Allah Maha Sempurna dalam segala hal, maka hati kita akan dipenuhi rasa cinta dan takzim kepada-Nya. Kita tidak akan pernah rela menyamakan Allah dengan sesuatu yang lemah dan fana, karena itu adalah bentuk penghinaan terbesar terhadap keagungan-Nya.

Marilah kita renungkan: Allah yang menciptakan langit dan bumi, yang menghidupkan dan mematikan, yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk—bagaimana mungkin kita samakan dengan berhala yang tidak bisa mendengar, melihat, atau menolong dirinya sendiri? Sungguh, ini adalah kebodohan yang nyata.

Oleh karena itu, jauhilah segala bentuk kesyirikan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Murnikanlah ibadah hanya kepada Allah semata. Ketika hati kita bersih dari syirik, maka hidup kita akan tenang, amal kita diterima, dan kita akan merasakan manisnya iman. Semoga Allah senantiasa membimbing kita di atas jalan yang lurus dan menjauhkan kita dari segala bentuk kesyirikan, baik yang besar maupun yang kecil. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 72-76 — An-Nahl

72وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَاجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ ۚ أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ اللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ
Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?"
73وَيَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَمْلِكُ لَهُمْ رِزْقًا مِّنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ شَيْئًا وَلَا يَسْتَطِيعُونَ
Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberikan rezeki kepada mereka sedikitpun dari langit dan bumi, dan tidak berkuasa (sedikit juapun).
74فَلَا تَضْرِبُوا لِلَّهِ الْأَمْثَالَ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Maka janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
75۞ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا عَبْدًا مَّمْلُوكًا لَّا يَقْدِرُ عَلَىٰ شَيْءٍ وَمَن رَّزَقْنَاهُ مِنَّا رِزْقًا حَسَنًا فَهُوَ يُنفِقُ مِنْهُ سِرًّا وَجَهْرًا ۖ هَلْ يَسْتَوُونَ ۚ الْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Allah membuat perumpamaan dengan seorang hamba sahaya yang dimiliki yang tidak dapat bertindak terhadap sesuatupun dan seorang yang Kami beri rezeki yang baik dari Kami, lalu dia menafkahkan sebagian dari rezeki itu secara sembunyi dan secara terang-terangan, adakah mereka itu sama? Segala puji hanya bagi Allah, tetapi kebanyakan mereka tiada mengetahui.
76وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا رَّجُلَيْنِ أَحَدُهُمَا أَبْكَمُ لَا يَقْدِرُ عَلَىٰ شَيْءٍ وَهُوَ كَلٌّ عَلَىٰ مَوْلَاهُ أَيْنَمَا يُوَجِّههُّ لَا يَأْتِ بِخَيْرٍ ۖ هَلْ يَسْتَوِي هُوَ وَمَن يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ ۙ وَهُوَ عَلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Dan Allah membuat (pula) perumpamaan: dua orang lelaki yang seorang bisu, tidak dapat berbuat sesuatupun dan dia menjadi beban atas penanggungnya, ke mana saja dia disuruh oleh penanggungnya itu, dia tidak dapat mendatangkan suatu kebajikanpun. Samakah orang itu dengan orang yang menyuruh berbuat keadilan, dan dia berada pula di atas jalan yang lurus?
An-NahlIndeks Quran
128Ayat
MakkiyahRevelation
74Ayat

Terjemah — An-Nahl 74

Surat An-Nahl Ayat 74 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui,…

Surat Ayat 74/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 72–76. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu