Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Jannah: Kebun atau taman yang luas dan subur.
- Nakhil: Pohon kurma.
- Inab: Anggur.
- Tufajjir: Engkau alirkan dengan deras dan melimpah.
- Khilalaha: Di sela-selanya atau di tengah-tengahnya.
- Tafjiran: Pancaran yang kuat dan terus-menerus.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini melanjutkan rangkaian permintaan kaum musyrik yang mustahil dan menantang, yaitu mereka berkata kepada Rasulullah ﷺ: "Atau engkau memiliki sebuah kebun yang indah yang dipenuhi dengan pohon-pohon kurma dan anggur yang subur, lalu engkau alirkan sungai-sungai di tengah-tengah kebun itu dengan aliran yang deras, membelah bumi, mengairi seluruh penjuru kebun, sehingga kebun itu menjadi hijau, segar, dan memberikan kehidupan bagi siapa saja yang melihatnya."
Permintaan ini menunjukkan betapa keras kepala dan jauhnya mereka dari kebenaran. Mereka tidak mencari petunjuk, tetapi hanya mencari alasan untuk tetap berada dalam kekufuran. Padahal, jika mereka mau merenungkan, alam semesta yang terbentang luas ini—dengan matahari, bulan, bintang, hujan yang turun, dan bumi yang subur—sudah menjadi bukti yang cukup tentang kebesaran Allah dan kebenaran risalah Nabi-Nya.
Namun, di balik kisah ini, ada pelajaran berharga bagi kita semua. Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak membutuhkan bukti-bukti seperti itu untuk membuktikan kebenaran, karena Al-Qur'an sendiri adalah mukjizat terbesar yang abadi. Dan sungguh, orang-orang yang beriman tidak menunggu mukjizat-mukjizat indrawi untuk beriman, karena hati mereka telah terbuka oleh cahaya hidayah.
Saudaraku, renungkanlah nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita: kebun-kebun kurma dan anggur yang disebut dalam ayat ini adalah kenikmatan duniawi yang sangat didambakan manusia. Namun, Allah telah menjanjikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh sesuatu yang jauh lebih indah, yaitu surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dengan buah-buahan yang tidak pernah berhenti dan tidak pernah berkurang. Maka, janganlah kita sibuk menuntut hal-hal duniawi yang fana, tetapi kejarlah kenikmatan abadi yang telah disiapkan Allah bagi orang-orang yang bertakwa.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk selalu bersyukur atas nikmat iman dan Islam, serta berusaha keras untuk meningkatkan kualitas ibadah dan ketaatan kita kepada Allah, agar kelak kita termasuk golongan yang akan menikmati kebun-kebun surga yang jauh lebih indah dari segala kebun di dunia ini.
📜 Ayat 89-93 — Al-Isra
Terjemah — Al-Isra 91
Surat Al-Isra Ayat 91 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : atau kamu mempunyai sebuah kebun korma dan anggur, lalu kamu…Surat Ayat 91/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 89–93. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








