Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَكُلِي (Makanlah): Makanlah buah kurma yang telah Allah sediakan untukmu.
- وَاشْرَبِي (Dan minumlah): Minumlah dari mata air yang telah Allah alirkan untukmu.
- وَقَرِّي عَيْنًا (Dan tenangkanlah hatimu): Bergembiralah dan berbahagialah dengan kelahiran putramu, serta hilangkan segala kesedihan dan kekhawatiran.
- صَوْمًا (Puasa): Yang dimaksud di sini adalah puasa berbicara, yaitu menahan diri dari berbicara dengan manusia, bukan puasa makan dan minum. Ini adalah syariat pada masa itu, bukan syariat kita.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan ketenangan dan bimbingan kepada Maryam yang saat itu dalam keadaan lemah setelah melahirkan. Allah berfirman kepadanya: "Makanlah dari buah kurma yang telah Aku tumbuhkan untukmu, dan minumlah dari mata air yang telah Aku alirkan di dekatmu, serta bergembiralah dan tenangkanlah hatimu dengan kelahiran putramu ini. Janganlah engkau bersedih, karena Allah tidak pernah meninggalkanmu."
Kemudian Allah memberikan petunjuk kepadanya: "Jika engkau melihat seseorang dari manusia yang bertanya kepadamu tentang keadaanmu atau tentang anakmu, maka janganlah engkau menjawabnya dengan kata-kata. Cukup berisyaratlah kepadanya bahwa engkau telah bernazar kepada Allah untuk berpuasa dari berbicara pada hari ini. Maka engkau tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari itu."
Ini adalah mukjizat dan pertolongan Allah kepada Maryam. Ia diperintahkan untuk berpuasa dari berbicara agar ia tidak perlu menjelaskan keadaan yang sulit itu, dan agar ia terhindar dari perdebatan dengan orang-orang yang mungkin akan menuduhnya dengan tuduhan yang tidak benar. Cukuplah Allah yang akan membela dan membersihkan kehormatannya melalui mukjizat yang akan Dia perlihatkan melalui lisan putranya, Isa 'alaihissalam.
Pelajaran dan Hikmah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, lihatlah bagaimana Allah selalu memberikan jalan keluar bagi hamba-Nya yang bertakwa. Maryam yang berada dalam kesulitan yang sangat besar, Allah tidak membiarkannya sendirian. Allah memberinya makanan, minuman, ketenangan hati, dan petunjuk yang tepat untuk menghadapi situasi yang penuh ujian.
Dari ayat ini kita belajar bahwa ketika Allah menguji hamba-Nya, Dia juga memberikan pertolongan dan jalan keluar. Allah tidak pernah membebani seseorang melampaui batas kemampuannya. Keyakinan kepada Allah dan kepasrahan kepada-Nya adalah kunci ketenangan dalam setiap kesulitan.
Marilah kita jadikan kisah Maryam ini sebagai pelajaran bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan. Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya, dan Dia selalu bersama orang-orang yang sabar dan bertakwa. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa berserah diri kepada Allah dalam setiap keadaan, dan semoga Allah memberikan kita ketenangan hati sebagaimana Dia memberikan ketenangan kepada Maryam. Aamiin.
📜 Ayat 24-28 — Maryam
Terjemah — Maryam 26
Surat Maryam Ayat 26 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat…Surat Ayat 26/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 24–28. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








