Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- اِعْتَزَلَهُمْ (i'tazalahum): Meninggalkan mereka dan menjauhkan diri dari mereka.
- وَهَبْنَا لَهُ (wahabna lahu): Kami (Allah) memberikan kepadanya sebagai anugerah.
- كُلًّا (kullan): Masing-masing dari mereka.
Tafsir Ayat:
Ketika Nabi Ibrahim `alaihissalam telah berpisah dan meninggalkan kaumnya serta segala sesembahan yang mereka ibadahi selain Allah—berupa berhala-berhala yang tidak memberi manfaat maupun mudarat—maka Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan ganti yang jauh lebih baik. Allah menganugerahkan kepadanya keturunan yang mulia lagi saleh, yaitu putranya, Nabi Ishaq `alaihissalam, dan cucunya, Nabi Ya'qub `alaihissalam. Keduanya diangkat oleh Allah menjadi nabi yang menyampaikan risalah kebenaran kepada umat manusia. Demikianlah, ketika seseorang berkorban demi Allah dan meninggalkan kaumnya karena Allah, maka Allah tidak akan membiarkannya sendirian, melainkan memberinya ganti yang lebih baik, baik di dunia maupun di akhirat.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah kisah indah ini! Nabi Ibrahim `alaihissalam rela meninggalkan kampung halaman, keluarga, dan kaumnya demi mempertahankan keimanan kepada Allah. Beliau tidak takut kesepian atau kehilangan, karena ia yakin bahwa Allah Maha Kaya dan Maha Pemberi. Dan benar saja, Allah mengganti pengorbanannya dengan karunia yang tiada tara: keturunan yang menjadi para nabi besar, pembawa cahaya petunjuk bagi seluruh alam.
Inilah pelajaran berharga bagi kita: jangan pernah takut kehilangan sesuatu karena Allah. Ketika kita meninggalkan kemaksiatan, meninggalkan lingkungan yang buruk, atau berkorban harta dan waktu demi agama Allah, maka Allah pasti memberikan ganti yang lebih baik. Allah tidak pernah mengecewakan hamba-Nya yang berkorban karena-Nya. Sebagaimana firman Allah dalam hadis qudsi: "Wahai anak Adam, tinggalkanlah larangan-Ku, niscaya engkau menjadi orang yang paling ahli ibadah. Relakanlah apa yang ada di sisi-Ku, niscaya Aku mencukupimu." (HR. Tirmidzi).
Maka, mari kita jadikan kisah Nabi Ibrahim ini sebagai motivasi untuk berani meninggalkan segala hal yang tidak diridhai Allah, dan yakinlah bahwa di balik setiap pengorbanan, ada karunia Allah yang jauh lebih indah dan kekal. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang teguh iman dan ikhlas berkorban di jalan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 47-51 — Maryam
Terjemah — Maryam 49
Surat Maryam Ayat 49 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari…Surat Ayat 49/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 47–51. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








