Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Yā Banī Isrā'īl: Wahai keturunan Nabi Ya'qub 'alaihissalam.
- Udzukurū: Ingatlah dengan hati dan lisan, serta wujudkan dalam amal perbuatan.
- Ni'matī: Nikmat-nikmat-Ku yang banyak, baik yang bersifat lahiriah maupun batiniah.
- Fadhdhaltukum: Aku lebihkan kalian dengan keutamaan dan keistimewaan.
- Al-'Ālamīn: Seluruh makhluk yang ada pada masa itu, khususnya umat-umat yang hidup sezaman dengan mereka.
Tafsir Ayat:
Wahai keturunan Nabi Ya'qub, ingatlah dengan penuh kesadaran dan rasa syukur akan segala nikmat yang telah Aku limpahkan kepada kalian—baik nikmat agama maupun nikmat dunia. Aku telah mengutus para nabi dari kalangan kalian, menurunkan kitab-kitab suci kepada mereka, menyelamatkan kalian dari kejaran Fir'aun, membelah lautan untuk kalian, menaungi kalian dengan awan, serta menurunkan manna dan salwa sebagai makanan yang baik. Aku juga telah mengangkat kalian melebihi seluruh umat yang hidup di zaman kalian dengan keistimewaan berupa banyaknya nabi dan kerajaan yang Aku berikan kepada kalian.
Namun, wahai Bani Israil, semua nikmat yang agung ini seharusnya membuat kalian semakin taat dan bersyukur kepada Allah. Akan tetapi, kalian justru membalas kebaikan itu dengan kekufuran, pembangkangan, dan melanggar perjanjian. Maka dari itu, ingatlah nikmat-nikmat itu dengan cara mengimani Rasul terakhir yang telah diutus, yaitu Nabi Muhammad ﷺ, dan berpegang teguhlah pada ajaran yang dibawanya. Sesungguhnya nikmat yang paling besar adalah ketika Allah membukakan hati kalian untuk menerima kebenaran dan mengikuti petunjuk-Nya.
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: nikmat Allah itu amatlah banyak dan tak terhitung. Setiap kali kita mengingat nikmat-Nya, hati kita akan dipenuhi rasa syukur, dan rasa syukur itu akan mendatangkan nikmat yang lebih banyak lagi. Allah berfirman, *"Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu"* (QS. Ibrahim: 7). Maka jadikanlah setiap hembusan napas dan setiap detak jantung sebagai momentum untuk mengingat kebaikan Allah, agar hidup kita dipenuhi keberkahan dan ridha-Nya. Mari kita jadikan ayat ini sebagai cermin: jika Bani Israil diingatkan dengan nikmat yang bersifat duniawi, maka kita sebagai umat Nabi Muhammad ﷺ telah diberi nikmat yang jauh lebih agung—nikmat iman, Islam, dan Al-Qur'an yang menjadi petunjuk sepanjang masa. Sungguh, tidak ada nikmat yang lebih besar daripada hidayah Allah yang membawa kita menuju surga-Nya yang kekal.
📜 Ayat 120-124 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 122
Surat Al-Baqarah Ayat 122 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu…Surat Ayat 122/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 120–124. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








