Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مُصَدِّقًا (mushaddiqan): membenarkan dan menguatkan.
- لِمَا مَعَكُمْ (limā ma'akum): kitab yang ada pada kalian, yaitu Taurat.
- ثَمَنًا قَلِيلًا (tsamanan qalīlan): harga yang murah, yaitu keuntungan duniawi yang sedikit dan fana.
- فَاتَّقُونِ (fattaqūni): takutlah kalian kepada-Ku, patuhi perintah-Ku dan jauhi larangan-Ku.
Tafsir Ayat:
Wahai Bani Israil, berimanlah kalian dengan sungguh-sungguh kepada Al-Qur'an yang telah Aku turunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Al-Qur'an ini datang membenarkan dan menguatkan apa yang ada pada kalian, yaitu Taurat, dalam hal pokok-pokok keimanan seperti keesaan Allah, kenabian, dan kabar-kabar tentang hari akhir. Bahkan di dalam Taurat yang asli terdapat kabar gembira tentang kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dengan sifat-sifatnya yang mulia.
Janganlah kalian menjadi orang-orang yang pertama kali mengingkari Al-Qur'an dari kalangan Ahli Kitab. Karena jika kalian mendustakannya, maka pengikut-pengikut kalian akan mengikuti jejak kalian, sehingga kalian menanggung dosa kalian dan dosa orang-orang yang mengikuti kalian. Ini adalah peringatan yang sangat keras agar kalian tidak menjadi pelopor kekufuran.
Janganlah kalian menukar ayat-ayat-Ku yang agung dengan keuntungan duniawi yang sedikit dan fana. Janganlah kalian menjual kebenaran demi mendapatkan jabatan, harta, atau kedudukan di mata manusia. Sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah berupa pahala dan surga jauh lebih baik dan kekal, sedangkan dunia yang kalian kejar itu hanyalah kesenangan sesaat yang akan sirna.
Dan khusus kepada Allah saja kalian bertakwa. Takutlah kepada kemurkaan dan azab-Ku. Bertakwalah dengan menjalankan segala perintah-Ku dan menjauhi segala larangan-Ku. Sungguh, ketakwaan adalah bekal terbaik yang akan menyelamatkan kalian di dunia maupun di akhirat.
Renungan dan Nasihat:
Wahai saudaraku, ayat ini adalah panggilan kasih sayang dari Allah kepada setiap hamba-Nya. Allah mengingatkan kita agar tidak menjadi orang yang pertama kali menolak kebenaran, karena menjadi pelopor kebaikan itu mulia, tetapi menjadi pelopor keburukan adalah kehinaan yang besar. Renungkanlah: betapa banyak orang yang menukar keimanan dengan harta, jabatan, dan kesenangan sesaat. Padahal semua itu tidak sebanding dengan setetes nikmat Allah di akhirat kelak.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cermin bagi diri kita. Allah memanggil kita dengan penuh kasih untuk beriman, untuk bertakwa, dan untuk tidak menjual ayat-ayat-Nya dengan harga murah. Sungguh, kebahagiaan sejati bukan terletak pada apa yang kita kumpulkan di dunia, melainkan pada ketakwaan yang menghantarkan kita kepada keridhaan Allah dan surga-Nya yang luasnya seluas langit dan bumi. Maka beruntunglah orang yang menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk hidupnya, dan celakalah orang yang menolaknya demi gemerlap dunia yang fana.
📜 Ayat 39-43 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 41
Surat Al-Baqarah Ayat 41 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al…Surat Ayat 41/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 39–43. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Wednesday, August 19, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








