Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- قَالَ : Fir'aun berkata.
- رَبُّكُمَا : Tuhan kamu berdua (Musa dan Harun).
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan perkataan Fir'aun yang angkuh dan penuh tantangan ketika menghadapi Nabi Musa dan Harun 'alaihimassalam. Fir'aun berkata: "Maka siapakah Tuhan kamu berdua, wahai Musa?"
Perhatikanlah keangkuhan Fir'aun dalam tutur katanya. Dia menyebut "Tuhan kamu berdua" dengan nada merendahkan dan mengingkari. Padahal, dia sendiri setiap hari mengaku sebagai tuhan yang harus disembah oleh rakyatnya. Sungguh suatu kebodohan yang nyata, seorang makhluk yang lemah dan fana berani menantang Pencipta langit dan bumi.
Menarik untuk diperhatikan bahwa Fir'aun memanggil keduanya, namun kemudian mengkhususkan panggilannya kepada Nabi Musa dengan menyebut namanya secara langsung: "wahai Musa". Hal ini karena Nabi Musa adalah pembawa risalah utama, sedangkan Nabi Harun adalah pendamping dan penguatnya. Ini menunjukkan bahwa Fir'aun sebenarnya tahu siapa yang menjadi tokoh sentral di hadapannya, namun kesombongan dan keingkarannya telah membutakan hatinya.
Saudaraku, renungkanlah pelajaran berharga dari ayat ini. Fir'aun dengan segala kekuasaan dan keangkuhannya bertanya tentang Tuhan, namun pertanyaannya lahir dari hati yang mengingkari, bukan dari hati yang mencari kebenaran. Maka Allah menjadikan pertanyaan itu sebagai hujjah (bukti) atas kebodohannya, dan sebagai pelajaran bagi kita semua.
Betapa indahnya jika pertanyaan tentang Tuhan lahir dari hati yang tulus dan ingin mengenal-Nya. Maka Allah akan membukakan pintu-pintu ilmu dan keimanan. Janganlah kita menjadi seperti Fir'aun yang bertanya tetapi hatinya tertutup. Setiap kali kita membaca Al-Qur'an, bertanyalah dengan hati yang terbuka: "Siapakah Tuhanku?" Maka jawabannya akan datang dengan penuh cahaya: Dialah Allah, Rabb yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, yang mengutus para rasul untuk membimbing kita ke jalan yang lurus.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa membuka hati kita untuk menerima kebenaran dan menjauhkan kita dari sifat sombong dan ingkar, sebagaimana Dia menyelamatkan Nabi Musa dan Harun dari kejahatan Fir'aun yang zalim. Aamiin.
📜 Ayat 47-51 — Taha
Terjemah — Taha 49
Surat Taha Ayat 49 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Berkata Fir'aun: "Maka siapakah Tuhanmu berdua, hai Musa?.Surat Ayat 49/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 47–51. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








