Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مَهْدًا (mahdan): hamparan atau tempat yang dihamparkan, seperti buaian untuk bayi yang nyaman dan siap dihuni.
- سَلَكَ (salaka): menjadikan atau memasukkan, yaitu menjadikan jalan-jalan yang dapat dilalui.
- سُبُلًا (subulan): jalan-jalan (bentuk jamak dari *sabil*), yaitu jalur-jalur yang menghubungkan satu tempat ke tempat lain.
- أَزْوَاجًا (azwajan): jenis-jenis atau pasangan-pasangan, yaitu berbagai macam dan ragam.
- شَتَّى (syatta): berbeda-beda, bermacam-macam, baik dari segi bentuk, rasa, warna, maupun manfaatnya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita tentang kebesaran dan kasih sayang-Nya yang tiada tara. Dialah yang telah menjadikan bumi ini sebagai hamparan yang nyaman bagi kita, laksana buaian yang siap menampung segala aktivitas kehidupan. Bumi dijadikan-Nya mudah untuk dihuni, digarap, dan dimanfaatkan. Di atasnya, Allah membentangkan jalan-jalan yang saling terhubung, sehingga kita dapat bepergian dari satu negeri ke negeri lain, mencari rezeki, bersilaturahmi, dan memakmurkan bumi.
Kemudian, Allah menurunkan air hujan dari langit sebagai rahmat yang menghidupkan. Dengan air itu, Allah menumbuhkan berbagai jenis tanaman yang berpasang-pasangan dan beraneka ragam—ada yang hijau, merah, kuning, ada yang manis, asam, pahit, ada yang harum semerbak, dan ada pula yang tidak berbau. Semuanya berbeda-beda namun saling melengkapi kebutuhan hidup manusia dan makhluk lainnya.
Perhatikanlah! Bumi yang tadinya kering kerontang, setelah turun hujan, ia menjadi subur dan menumbuhkan segala macam tumbuhan yang indah dipandang dan bermanfaat. Ini semua adalah bukti nyata kekuasaan Allah dan bukti bahwa hanya Dia yang layak disembah dan dipuji.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan sejenak! Bumi yang kita pijak, jalan yang kita lalui, dan makanan yang kita santap setiap hari—semuanya adalah bukti cinta Allah kepada hamba-Nya. Allah tidak meminta imbalan apa pun atas semua nikmat ini, kecuali agar kita mengenal-Nya, bersyukur kepada-Nya, dan beribadah hanya kepada-Nya.
Jika Allah begitu pemurahnya menyediakan segala kebutuhan hidup kita di dunia ini, maka betapa agung pula balasan yang telah Dia siapkan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bersyukur di akhirat kelak. Surga yang penuh kenikmatan abadi menanti mereka yang menjadikan alam ini sebagai jembatan untuk mengenal Sang Pencipta. Maka, janganlah kita termasuk orang-orang yang lalai dan ingkar. Renungkanlah keindahan ciptaan-Nya, lalu bertambah dekatlah kepada-Nya. Sungguh, Allah mencintai hamba-Nya yang pandai bersyukur dan senantiasa merenungkan kebesaran-Nya.
📜 Ayat 51-55 — Taha
Terjemah — Taha 53
Surat Ayat 53/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 51–55. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








