Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- `عِلْمُهَا`: Pengetahuan tentang umat-umat terdahulu dan apa yang mereka perbuat.
- `فِي كِتَابٍ`: Di dalam Lauhul Mahfuzh, catatan catatan Allah yang terjaga.
- `لَا يَضِلُّ`: Tidak keliru, tidak salah, dan tidak tersesat.
- `وَلَا يَنْسَى`: Dan tidak lupa.
Tafsir Ayat:
Ketika Nabi Musa 'alaihissalam ditanya oleh Fir'aun tentang keadaan umat-umat terdahulu, seperti kaum Nabi Nuh, 'Ad, Tsamud, dan lainnya, maka dengan penuh keyakinan dan ketenangan beliau menjawab: "Pengetahuan tentang semua itu ada di sisi Tuhanku, tercatat dalam Lauhul Mahfuzh." Artinya, Nabi Musa tidak mengetahui secara terperinci kisah mereka, tetapi Allah Subhanahu wa Ta'ala yang Maha Mengetahui segala sesuatu, mengetahui semua amal perbuatan mereka dan akan memberikan balasan yang setimpal.
Allah Ta'ala tidak pernah keliru dalam pengetahuan-Nya, tidak pernah salah dalam keputusan-Nya, dan tidak pernah lupa terhadap apa pun yang telah Dia ketahui. Segala sesuatu yang telah ditetapkan dan dicatat di Lauhul Mahfuzh pasti akan terjadi dan tidak akan pernah berubah atau hilang. Ini adalah jawaban yang sangat agung dan menenangkan, karena menunjukkan bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, dan tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.
Ayat ini juga mengandung pelajaran berharga bagi kita: bahwa segala urusan, baik yang telah berlalu maupun yang akan datang, semuanya berada dalam pengetahuan dan pengaturan Allah. Tidak ada yang sia-sia, dan tidak ada yang terlupakan. Setiap amal akan mendapat balasannya, baik di dunia maupun di akhirat.
Hikmah dan Nasihat:
Saudaraku, betapa agungnya keyakinan Nabi Musa ini! Beliau tidak berdebat dengan Fir'aun tentang detail sejarah, tetapi beliau mengarahkan hati kepada Allah yang Maha Mengetahui. Ini mengajarkan kita agar dalam setiap persoalan, kita kembalikan segala urusan kepada Allah, karena Dialah yang Maha Tahu dan Maha Bijaksana.
Ketika kita dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan yang sulit atau peristiwa yang membingungkan, ingatlah bahwa Allah tidak pernah salah dan tidak pernah lupa. Dia menjaga segala sesuatu dalam ilmu-Nya yang sempurna. Maka, perbanyaklah bertawakal dan berserah diri kepada-Nya, niscaya hati kita akan tenang dan damai.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang berilmu, bertawakal, dan senantiasa kembali kepada-Nya dalam setiap keadaan. Aamiin.
📜 Ayat 50-54 — Taha
Terjemah — Taha 52
Surat Ayat 52/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 50–54. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








