Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Zafīr (زَفِيرٌ): Tarikan napas yang sangat berat dan mengerikan, disertai suara seperti ringkikan atau desahan keras yang keluar dari dada karena dahsyatnya penderitaan.
Tafsir:
Ayat yang mulia ini menggambarkan keadaan para penghuni neraka yang sangat mengenaskan dan memilukan. Mereka yang dahulu di dunia membangkang dan mengingkari ayat-ayat Allah, kini di dalam neraka mereka mengalami penderitaan yang tak terbayangkan. Mereka mengeluarkan zafīr, yaitu tarikan napas yang sangat berat dan suara desahan yang mengerikan, sebagai akibat dari siksaan yang luar biasa dahsyatnya. Nafas mereka terengah-engah, dada mereka sesak, dan rintihan mereka tiada henti.
Yang lebih menyedihkan lagi, mereka di dalam neraka tidak dapat mendengar apa pun. Bukan karena telinga mereka rusak, tetapi karena dahsyatnya gemuruh api neraka dan pedihnya azab yang mereka rasakan, sehingga seluruh indra mereka seakan lumpuh. Mereka tidak dapat mendengar suara apa pun — tidak suara permohonan, tidak suara tangisan, bahkan tidak suara yang dapat memberikan sedikit penghiburan. Allah menutup pendengaran mereka karena di dalamnya tidak ada lagi kebaikan atau hiburan bagi mereka.
Renungkanlah saudaraku, betapa mengerikannya keadaan ini. Di dunia, manusia begitu mudah mendengar dan menikmati berbagai suara yang menenangkan. Namun di akhirat, bagi para pendurhaka, pendengaran mereka menjadi sia-sia — tidak ada sedikit pun rasa nyaman yang bisa mereka rasakan. Mereka terisolasi dalam penderitaan yang abadi, tanpa harapan, tanpa pertolongan, dan tanpa belas kasihan.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah peringatan yang sangat tegas bagi kita semua. Betapa Allah Maha Penyayang telah memberikan kita kesempatan di dunia ini untuk mendengar firman-Nya, mendengar seruan kebaikan, dan mendengar panggilan iman. Jangan sampai kita sia-siakan nikmat pendengaran ini dengan hal-hal yang melalaikan, apalagi mengingkari kebenaran.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cambuk untuk semakin dekat kepada Allah, memperbanyak istighfar, dan menjauhi segala larangan-Nya. Sesungguhnya surga menanti orang-orang yang beriman dan bertakwa, dengan kenikmatan yang tidak pernah terlihat oleh mata, tidak pernah terdengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia. Maka pilihlah jalan ketaatan, agar kita termasuk golongan yang berbahagia, bukan golongan yang merintih dalam neraka. Semoga Allah melindungi kita semua dari azab-Nya dan mengumpulkan kita bersama orang-orang saleh di surga-Nya yang kekal. Aamiin.
📜 Ayat 98-102 — Al-Anbiya
Terjemah — Al-Anbiya 100
Surat Al-Anbiya Ayat 100 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka merintih di dalam api dan mereka di dalamnya tidak…Surat Ayat 100/112 — Al-Anbiya الأنبياء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anbiya Dengarkan, Al-Anbiya Terjemah, Al-Anbiya mp3, Al-Anbiya pdf. Ayat 98–102. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








