Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَرْمُونَ (yar-mūna): melemparkan tuduhan, menuduh.
- الْمُحْصَنَاتِ (al-muḥṣanāt): wanita-wanita yang terjaga kehormatannya, suci, dan terpelihara dari perbuatan zina.
- الْغَافِلَاتِ (al-ghāfilāt): wanita-wanita yang lengah atau tidak pernah terlintas di hatinya untuk berbuat dosa keji tersebut.
- لُعِنُوا (lu‘inū): mereka dijauhkan dari rahmat Allah dan dilaknat.
Tafsir Ayat:
Sungguh, Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan tegas dan jelas menyatakan bahwa orang-orang yang menuduh wanita-wanita suci yang terjaga kehormatannya, yang tidak pernah terlintas sedikit pun dalam hati mereka untuk berbuat zina, dan yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, maka mereka akan dilaknat dan dijauhkan dari rahmat Allah di dunia maupun di akhirat. Di dunia, mereka akan mendapat hukuman had (cambuk) sebagai bentuk penghinaan dan pembersihan bagi masyarakat, sedangkan di akhirat mereka akan mendapat azab yang sangat pedih di dalam neraka.
Ayat yang mulia ini turun sebagai pembelaan terhadap kehormatan Ummahatul Mukminin (istri-istri Nabi ﷺ), khususnya Sayyidah 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ketika para pendusta menyebarkan berita bohong (haditsul ifk) yang keji. Allah membela kehormatan hamba-Nya yang saleh dan suci, dan memberikan peringatan keras bagi siapa saja yang berani menodai kehormatan orang-orang beriman yang terjaga.
Ayat ini juga menjadi dalil yang sangat kuat bahwa menuduh zina tanpa bukti adalah dosa besar yang membawa pelakunya kepada laknat Allah dan azab yang besar. Bahkan, sebagian ulama menjelaskan bahwa siapa yang mencela atau menuduh istri-istri Nabi ﷺ dengan tuduhan keji, maka ia telah jatuh ke dalam kekufuran, karena hal itu berarti mendustakan Al-Qur'an yang telah membela kesucian mereka.
Hikmah dan Pelajaran:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, betapa agungnya ajaran Islam yang menjaga kehormatan setiap insan. Islam tidak pernah membiarkan kehormatan seseorang diinjak-injak dengan tuduhan tanpa bukti. Allah Ta'ala mengajarkan kita untuk menjaga lisan dan menjauhi perbuatan menuduh tanpa dasar yang jelas.
Renungkanlah, betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah sendiri yang membela mereka yang suci dan terjaga. Maka, jadilah hamba yang selalu menjaga kehormatan saudara-saudara kita, jangan mudah percaya pada berita-berita bohong yang tersebar, dan jangan pernah menjadi bagian dari orang-orang yang menyebarkan tuduhan keji.
Ketahuilah bahwa menuduh orang baik dengan perbuatan keji adalah salah satu dosa besar yang dapat menghapus amal kebaikan dan menjauhkan pelakunya dari rahmat Allah. Sebaliknya, menjaga lisan dan membela kehormatan sesama mukmin adalah jalan menuju kecintaan Allah dan ampunan-Nya.
Semoga Allah menjauhkan kita dari perbuatan keji ini, dan menjadikan kita hamba-hamba yang selalu menjaga lisan, menjaga kehormatan, dan berpegang teguh pada ajaran Al-Qur'an yang mulia. Aamiin.
📜 Ayat 21-25 — An-Nur
Terjemah — An-Nur 23
Surat An-Nur Ayat 23 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik, yang lengah lagi…Surat Ayat 23/64 — An-Nur النور (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nur Dengarkan, An-Nur Terjemah, An-Nur mp3, An-Nur pdf. Ayat 21–25. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








