Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Ẓahīrā: berarti penolong, pembela, atau pendukung. Dalam konteks ini, ia bermakna orang kafir menjadi penolong bagi setan dalam melawan perintah Allah.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala memaparkan berbagai bukti kekuasaan-Nya yang agung—seperti penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, serta nikmat-nikmat yang tak terhitung—masih saja ada manusia yang berpaling dan menyembah selain Allah. Mereka menyembah berhala-berhala dan sesembahan-sesembahan palsu yang sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk memberikan manfaat ataupun menimpakan mudarat. Sungguh suatu kebodohan yang amat sangat! Mereka meninggalkan Dzat Yang Maha Kuasa yang memberikan segala kebaikan, lalu berlindung kepada makhluk-makhluk mati yang tidak berdaya. Jika mereka menyembahnya, tidak ada keuntungan yang mereka peroleh; dan jika mereka meninggalkannya, tidak ada kerugian yang menimpa mereka. Ini menunjukkan betapa rusaknya akal mereka dan betapa jauhnya mereka dari kebenaran.
Lebih parah lagi, orang-orang kafir itu tidak hanya sesat dalam ibadah mereka, tetapi mereka juga menjadi penolong setan dalam melawan Allah. Mereka membantu iblis dan bala tentaranya untuk menyebarkan kemaksiatan dan kesyirikan di muka bumi. Dengan kekufuran dan kesyirikan mereka, mereka seakan-akan menjadi pasukan setan yang berperang melawan Allah dan rasul-Nya. Padahal, betapa lemahnya mereka dibandingkan kekuasaan Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku seiman, perhatikanlah dengan saksama! Betapa Allah telah melimpahkan segala nikmat kepada kita, namun masih ada yang tega menyekutukan-Nya dengan sesuatu yang tidak berdaya sama sekali. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita untuk senantiasa bersyukur dan istiqamah dalam tauhid. Janganlah kita menjadi orang yang merugi dengan menyia-nyiakan nikmat iman yang telah Allah berikan. Sesungguhnya, orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh pada ajaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah orang yang paling mulia dan paling beruntung. Mari kita jauhi segala bentuk kesyirikan, karena syirik adalah kezaliman yang paling besar dan dosa yang tidak akan diampuni jika dilakukan tanpa taubat. Semoga Allah menjaga kita semua dari perbuatan yang hina ini dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang ikhlas dan bertakwa. Aamiin.
📜 Ayat 53-57 — Al-Furqan
Terjemah — Al-Furqan 55
Surat Al-Furqan Ayat 55 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak memberi manfaat…Surat Ayat 55/77 — Al-Furqan الفرقان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Furqan Dengarkan, Al-Furqan Terjemah, Al-Furqan mp3, Al-Furqan pdf. Ayat 53–57. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








