Asy-Syu'ara · 27/227
Terjemah Transliterasi — Asy-Syu'ara
قَالَ إِنَّ رَسُولَكُمُ الَّذِي أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ لَمَجْنُونٌ ۝٢٧
Qaala inna Rasoolakumul lazee ursila ilaikum lamajnoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Fir'aun berkata: "Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • لَمَجْنُونٌ: Sungguh orang gila. Kata ini berasal dari akar kata *janna* yang berarti tertutup, sehingga orang gila disebut *majnun* karena akalnya tertutup dari kebenaran.

Tafsir:

Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan perkataan Fir'aun yang penuh dengan kebohongan dan tipu daya. Ketika Nabi Musa 'alaihis salam berdakwah dengan hujjah-hujjah yang terang dan mukjizat yang nyata, Fir'aun tidak mampu membantah kebenaran tersebut. Maka ia pun menempuh jalan yang biasa dilakukan oleh para penguasa zalim, yaitu memutarbalikkan fakta dan menuduh para nabi dengan tuduhan-tuduhan palsu.

Fir'aun berkata kepada para pembesar dan kaumnya, dengan maksud membangkitkan kemarahan mereka dan menjauhkan mereka dari kebenaran: *"Sesungguhnya rasul utusan yang diutus kepada kalian itu benar-benar orang gila!"* Ia menuduh Nabi Musa 'alaihis salam tidak waras, karena menurut pandangan mereka yang sesat, tidak mungkin orang yang berakal sehat akan meninggalkan agama nenek moyang dan menyembah Allah semata. Mereka menganggap bahwa siapa pun yang tidak sejalan dengan keyakinan mereka, maka dia pasti tidak berakal.

Padahal, justru Nabi Musa 'alaihis salam adalah orang yang paling sempurna akalnya, karena ia berbicara dengan wahyu dari Allah, membawa kebenaran yang nyata, dan menunjukkan mukjizat yang jelas. Namun Fir'aun sengaja menuduhnya gila agar kaumnya tidak mau mendengarkan dakwahnya, karena jika seseorang telah dicap gila, maka tidak ada lagi yang mau mempercayai perkataannya.

Tuduhan semacam ini bukanlah hal yang baru dalam sejarah dakwah para nabi. Sebelumnya, kaum Nabi Nuh, kaum 'Ad, kaum Tsamud, dan kaum-kaum lainnya juga pernah menuduh para rasul mereka sebagai orang gila. Ini adalah senjata abadi para penentang kebenaran ketika mereka kehabisan akal untuk membantah hujjah.

Pelajaran dan Hikmah:

  1. Jangan pernah gentar menghadapi tuduhan-tuduhan palsu. Ketika kita berdakwah kepada kebenaran, jangan heran jika ada orang-orang yang mencibir, mengejek, bahkan menuduh kita dengan berbagai tuduhan buruk. Itu semua adalah ujian dan sunnatullah bagi para penyeru kebaikan.
  2. Kebenaran tidak akan pernah terkalahkan oleh kebohongan. Meskipun Fir'aun berusaha sekuat tenaga untuk menjatuhkan kredibilitas Nabi Musa dengan tuduhan gila, namun pada akhirnya kebenaran tetap menang dan Fir'aun beserta pengikutnya tenggelam dalam kehinaan.
  3. Jadilah pribadi yang cerdas dan tidak mudah tertipu. Kita harus belajar dari kisah ini untuk tidak mudah mempercayai tuduhan-tuduhan yang dilontarkan kepada para ulama dan da'i yang mengajak kepada kebaikan. Selalu gunakan akal sehat dan bukti-bukti yang jelas sebelum menilai seseorang.
  4. Sungguh indahnya Islam yang mengajarkan kita untuk berfikir dengan jernih. Islam tidak pernah meminta kita untuk menerima kebenaran secara buta, tetapi justru mengajak kita untuk merenung, meneliti, dan membuktikan kebenaran dengan akal yang sehat. Maka berbahagialah kita yang telah diberikan petunjuk oleh Allah untuk mengenal kebenaran, dan bersyukurlah atas nikmat iman yang tiada tara nilainya.
🎧 Dengarkan

📜 Ayat 25-29 — Asy-Syu'ara

25قَالَ لِمَنْ حَوْلَهُ أَلَا تَسْتَمِعُونَ
Berkata Fir'aun kepada orang-orang sekelilingnya: "Apakah kamu tidak mendengarkan?"
26قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ
Musa berkata (pula): "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu".
27قَالَ إِنَّ رَسُولَكُمُ الَّذِي أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ لَمَجْنُونٌ
Fir'aun berkata: "Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila".
28قَالَ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ
Musa berkata: "Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya: (Itulah Tuhanmu) jika kamu mempergunakan akal".
29قَالَ لَئِنِ اتَّخَذْتَ إِلَٰهًا غَيْرِي لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ الْمَسْجُونِينَ
Fir'aun berkata: "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan".
Asy-Syu'araIndeks Quran
227Ayat
MakkiyahRevelation
27Ayat

Terjemah — Asy-Syu'ara 27

Surat Asy-Syu'ara Ayat 27 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Fir'aun berkata: "Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar…

Surat Ayat 27/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 25–29. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu