Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- الْفَاحِشَةَ (al-fāḥisyah): Perbuatan yang sangat keji dan melampaui batas, yaitu perbuatan homoseksual (liwath) yang dilakukan oleh kaum Nabi Luth.
- وَأَنتُمْ تُبْصِرُونَ (wa antum tubṣirūn): Sedangkan kalian melihat dan mengetahui keburukannya, baik dengan mata kepala maupun dengan hati nurani.
Tafsir:
Wahai Nabi Muhammad, ingatlah dan sampaikanlah kepada kaummu kisah Nabi Luth 'alaihissalam ketika ia berkata kepada kaumnya dengan penuh kecaman dan pengingkaran: "Mengapa kalian mendatangi perbuatan yang sangat keji dan melampaui batas ini, yaitu mendatangi sesama lelaki untuk menyalurkan syahwat, sedangkan kalian benar-benar mengetahui betapa buruk dan hinanya perbuatan tersebut?"
Nabi Luth 'alaihissalam mencela mereka karena mereka melakukan perbuatan keji itu secara terang-terangan di tempat-tempat pertemuan mereka, saling melihat satu sama lain tanpa rasa malu sedikit pun. Padahal akal sehat dan fitrah yang lurus sudah cukup menjadi saksi bahwa perbuatan itu adalah kebejatan yang melampaui batas, yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun dari kalangan umat sebelumnya.
Beliau mengingatkan mereka bahwa mereka sebenarnya mengetahui bahwa perbuatan itu adalah dosa besar dan kemaksiatan kepada Allah, namun mereka tetap melakukannya dengan sengaja dan tanpa rasa bersalah. Mereka telah menukar apa yang Allah halalkan berupa pernikahan dengan wanita, dengan perbuatan yang Allah haramkan dan murkai. Sungguh, mereka adalah kaum yang bodoh terhadap hak-hak Allah dan akibat buruk dari perbuatan mereka.
Renungan dan Pelajaran:
Kisah ini mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Allah Subhanahu wa Ta'ala menceritakan kisah ini agar kita menjauhi segala bentuk perbuatan keji yang merusak fitrah manusia dan mengundang murka Allah. Perbuatan homoseksual bukanlah sekadar dosa biasa, melainkan perbuatan yang telah mendatangkan azab yang dahsyat kepada kaum yang melakukannya.
Sebagai hamba yang beriman, marilah kita mensyukuri nikmat Allah yang telah menciptakan kita dalam keadaan yang suci dan fitrah yang lurus. Kita diperintahkan untuk menjaga kesucian diri, menikah dengan pasangan yang halal, dan menjauhi segala bentuk penyimpangan. Islam datang untuk melindungi kehormatan manusia, menjaga keturunan, dan membangun masyarakat yang bersih dan bermartabat.
Ingatlah bahwa Allah Maha Melihat segala perbuatan kita, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Marilah kita senantiasa bertakwa kepada-Nya, menjauhi segala larangan-Nya, dan meneladani para nabi dan rasul dalam kesabaran dan keteguhan mereka dalam menegakkan kebenaran. Semoga Allah melindungi kita dan keluarga kita dari segala bentuk perbuatan keji dan tercela, serta mengaruniakan kepada kita kehidupan yang diridhai-Nya di dunia dan akhirat. Aamiin.
📜 Ayat 52-56 — An-Naml
Terjemah — An-Naml 54
Surat An-Naml Ayat 54 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: "Mengapa…Surat Ayat 54/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 52–56. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








