Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لَذُو فَضْلٍ: Sungguh memiliki karunia dan kebaikan yang besar.
- لَا يَشْكُرُونَ: Tidak bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, sesungguhnya Tuhanmu benar-benar memiliki karunia yang agung atas seluruh manusia. Karunia tersebut tampak jelas dalam sikap-Nya yang tidak menyegerakan azab kepada mereka, padahal mereka terus-menerus berada dalam kekufuran, kemaksiatan, dan kedurhakaan kepada-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa memberikan tenggang waktu, membukakan pintu taubat, dan melimpahkan berbagai nikmat kepada mereka, meskipun mereka berpaling dari kebenaran.
Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak menyadari dan tidak mensyukuri karunia yang agung ini. Mereka tidak memanfaatkan kesempatan yang diberikan untuk beriman kepada Allah, mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya, dan meninggalkan segala bentuk kemusyrikan serta kemaksiatan. Mereka justru larut dalam kelalaian dan terus-menerus bermaksiat, seakan-akan nikmat dan penangguhan azab tersebut adalah sesuatu yang wajar dan bukan anugerah yang patut disyukuri.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, betapa besar kasih sayang Allah kepada kita! Meskipun kita sering berbuat dosa dan lalai dalam ketaatan, Allah tetap melimpahkan rahmat-Nya, menutupi aib-aib kita, dan tidak menyegerakan hukuman-Nya. Ini adalah bukti nyata bahwa Allah Maha Penyayang dan Maha Pengampun. Allah tidak pernah bosan memberi, sementara kita sering kali bosan bersyukur.
Maka, marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk senantiasa memperbanyak syukur kepada Allah dalam setiap keadaan. Syukur bukan hanya diucapkan dengan lisan, tetapi juga dibuktikan dengan ketaatan dalam hati dan amal perbuatan. Ketika kita bersyukur, Allah berjanji akan menambah nikmat-Nya. Namun, apabila kita kufur terhadap nikmat, maka azab Allah sangatlah pedih.
Janganlah kita termasuk golongan orang-orang yang tidak bersyukur, karena sesungguhnya syukur adalah kunci kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat. Mari kita buka hati, renungkan segala karunia yang telah Allah berikan, dan jadikan setiap hembusan nafas sebagai ungkapan terima kasih kepada-Nya. Sungguh, Allah tidak membutuhkan syukur kita, tetapi kitalah yang sangat membutuhkan keberkahan dari syukur tersebut.
📜 Ayat 71-75 — An-Naml
Terjemah — An-Naml 73
Surat An-Naml Ayat 73 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai kurnia yang besar (yang diberikan-Nya)…Surat Ayat 73/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 71–75. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








