Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ummihā (أُمِّهَا): artinya ibu kota atau kota utama tempat tinggal penduduk sekitarnya. Dalam konteks ini, yang dimaksud adalah kota Mekkah.
- Muhlik al-qurā (مُهْلِكَ الْقُرَى): Yang membinasakan negeri-negeri.
- Zālimūn (ظَالِمُونَ): Orang-orang yang zalim, yaitu mereka yang berlaku aniaya terhadap diri sendiri dengan kekufuran dan kemaksiatan.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, Allah tidak akan pernah membinasakan suatu negeri atau penduduknya, baik di masa lampau maupun di masa kini, sebelum terlebih dahulu mengutus seorang rasul ke kota utama negeri tersebut—sebagaimana Allah mengutusmu sebagai rasul kepada penduduk Mekkah, ibu kota bagi negeri-negeri di sekitarnya. Rasul itu datang membacakan ayat-ayat Allah kepada mereka, memberikan kabar gembira bagi yang beriman dan peringatan bagi yang ingkar, agar tidak ada alasan bagi manusia untuk berdalih di hadapan Allah.
Allah menegaskan bahwa Dia tidak akan menghancurkan suatu negeri kecuali jika penduduknya benar-benar zalim—yakni berbuat kufur kepada Allah, menyekutukan-Nya, dan tenggelam dalam kemaksiatan. Adapun negeri yang penduduknya masih berada di atas kebenaran dan keadilan, maka Allah tidak akan menimpakan azab kepada mereka. Ini adalah bukti keadilan dan rahmat Allah yang sempurna: Dia tidak pernah menghukum sebelum memberi peringatan, dan tidak pernah membinasakan kecuali kepada mereka yang memang pantas menerimanya karena kezaliman mereka sendiri.
Renungan dan Pelajaran:
Sungguh besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya! Dia tidak pernah serta-merta menurunkan azab, melainkan terlebih dahulu mengutus para rasul sebagai pembawa petunjuk dan peringatan. Ini menunjukkan bahwa Allah Maha Adil lagi Maha Penyayang—Dia memberi kesempatan kepada setiap umat untuk berubah sebelum datangnya hukuman.
Maka, wahai saudaraku, marilah kita renungkan betapa beruntungnya kita yang telah menerima risalah Al-Qur'an melalui Nabi Muhammad ﷺ. Janganlah kita termasuk golongan yang zalim terhadap diri sendiri dengan terus-menerus dalam kemaksiatan, sehingga kita pantas menerima murka Allah. Sebaliknya, jadikanlah peringatan ini sebagai cambuk untuk segera kembali kepada Allah, memperbaiki diri, dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Sesungguhnya pintu taubat masih terbuka, dan Allah menanti hamba-hamba-Nya yang ingin kembali kepada-Nya dengan penuh keikhlasan.
📜 Ayat 57-61 — Al-Qasas
Terjemah — Al-Qasas 59
Surat Al-Qasas Ayat 59 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di…Surat Ayat 59/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 57–61. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








