Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا (Matā'ul-hayātid-dun-yā): Kesenangan dan kenikmatan sementara yang dipergunakan selama hidup di dunia.
- زِينَتُهَا (Zīnatuhā): Perhiasan dan keindahan dunia yang membuat manusia terpesona.
- خَيْرٌ وَأَبْقَى (Khairun wa abqā): Lebih baik dan lebih kekal abadi, tidak pernah habis dan tidak pernah berakhir.
Tafsir Ayat:
Wahai sekalian manusia, segala sesuatu yang Allah berikan kepada kalian—baik berupa harta benda, anak keturunan, pangkat, kedudukan, maupun berbagai kenikmatan duniawi lainnya—pada hakikatnya hanyalah kesenangan sementara yang akan sirna. Ia hanyalah perhiasan yang mempesona mata sesaat, sebagaimana bunga yang indah namun layu, atau kilauan cahaya yang redup ditelan malam. Semua itu akan ditinggalkan, dan kalian pun akan berpisah dengannya, cepat atau lambat.
Adapun apa yang ada di sisi Allah—berupa pahala, surga, ridha, dan kasih sayang-Nya yang disediakan bagi hamba-hamba-Nya yang taat dan beriman—itulah yang sungguh lebih baik dan lebih kekal. Ia tidak pernah berkurang, tidak pernah sirna, dan tidak pernah berakhir. Kenikmatan itu abadi selamanya di akhirat kelak.
Maka mengapa kalian tidak menggunakan akal sehat kalian untuk merenungkan dan membedakan antara yang fana dan yang kekal? Mengapa kalian lebih memilih kesenangan sesaat yang akan hilang, dan melalaikan kenikmatan abadi yang tiada bandingannya? Sungguh, akal yang sehat pasti akan memilih yang kekal daripada yang fana, dan yang lebih baik daripada yang rendah.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku seiman, ayat ini adalah pengingat yang sangat indah bagi kita agar tidak terperdaya oleh gemerlap dunia. Dunia ini hanyalah persinggahan, bukan tujuan akhir. Ia seperti bayangan yang selalu bergerak, atau seperti air laut yang asin—semakin banyak diminum, semakin bertambah haus.
Allah tidak melarang kita menikmati keindahan dunia, tetapi Dia mengingatkan agar hati kita tidak terikat padanya. Jadikanlah dunia di tanganmu, bukan di hatimu. Gunakanlah nikmat yang Allah berikan untuk meraih keridhaan-Nya, agar dunia yang fana ini menjadi jembatan menuju kebahagiaan yang abadi.
Setiap kali hatimu tertarik pada kemewahan dunia, ingatlah bahwa semua itu akan sirna. Dan setiap kali engkau beramal saleh, ingatlah bahwa pahala di sisi Allah jauh lebih besar dan lebih kekal. Sungguh, orang yang paling cerdas adalah yang menjadikan dunianya sebagai ladang untuk menuai akhiratnya.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bijaksana, yang mampu memilih yang kekal dan meninggalkan yang fana. Aamiin.
📜 Ayat 58-62 — Al-Qasas
Terjemah — Al-Qasas 60
Surat Al-Qasas Ayat 60 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah…Surat Ayat 60/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 58–62. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








