Terjemah — Tafsir
ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَن تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ ۖ وَغَرَّهُمْ فِي دِينِهِم مَّا كَانُوا يَفْتَرُونَ
Makna Kata-Kata Penting:
- لَن تَمَسَّنَا النَّارُ (lan tamassana an-nar): api neraka sama sekali tidak akan menyentuh kami.
- أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ (ayyaman ma'dudat): hari-hari yang sedikit dan terbatas jumlahnya.
- وَغَرَّهُمْ (wa gharrahum): dan telah memperdaya serta menipu mereka.
- يَفْتَرُونَ (yaftarun): mereka mengada-adakan kebohongan dan kebatilan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menjelaskan sebab utama mengapa Ahli Kitab berpaling dari kebenaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ. Mereka tidak mau menerima Islam bukan karena kurangnya bukti, melainkan karena keyakinan rusak yang tertanam dalam hati mereka. Mereka berkata dengan penuh kesombongan: "Kami tidak akan disentuh api neraka kecuali hanya beberapa hari saja yang terhitung sedikit." Ini adalah anggapan batil yang mereka warisi dari nenek moyang mereka, bahwa mereka adalah umat pilihan Allah, sehingga siksa tidak akan lama menimpa mereka.
Keyakinan keliru ini telah menipu mereka dalam urusan agama mereka sendiri. Mereka merasa aman dari azab Allah, sehingga berani melanggar perintah-Nya, meremehkan syariat-Nya, dan menolak kebenaran yang datang kepada mereka. Padahal apa yang mereka yakini itu hanyalah kebohongan yang mereka karang sendiri, bukan berasal dari kitab suci mereka yang asli. Mereka telah tertipu oleh angan-angan kosong dan prasangka yang tidak berdasar.
Ayat ini memberikan pelajaran berharga bagi kita semua: jangan pernah merasa aman dari azab Allah, dan jangan pula berputus asa dari rahmat-Nya. Keyakinan yang benar adalah keyakinan yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah, bukan dari karangan manusia atau tradisi yang menyimpang. Seseorang yang merasa aman dari siksa Allah akan jatuh dalam kemaksiatan, sebagaimana seseorang yang berputus asa dari rahmat-Nya akan jatuh dalam kekufuran.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa banyak di antara kita yang tertipu seperti mereka? Kita merasa sudah cukup beribadah, merasa pasti masuk surga, lalu meremehkan dosa-dosa kecil yang menumpuk menjadi besar. Padahal Rasulullah ﷺ bersabda: "Seseorang bisa masuk neraka karena dosa yang ia anggap remeh, padahal di sisi Allah dosa itu sangat besar."
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cermin untuk mengoreksi keyakinan kita. Jangan sampai kita tertipu oleh angan-angan kosong, amal yang sedikit, atau pujian manusia. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kita rahasiakan dan apa yang kita tampakkan. Dia tidak akan pernah mengingkari janji-Nya: bahwa surga itu benar, neraka itu benar, hisab itu benar, dan semua amal akan dibalas dengan adil.
Semoga Allah melindungi kita dari tipu daya setan dan hawa nafsu, serta menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang berpegang teguh pada kebenaran dan tidak tertipu oleh kebatilan. Aamiin.
📜 Ayat 22-26 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 24
Surat Ali Imran Ayat 24 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hal itu adalah karena mereka mengaku: "Kami tidak akan disentuh…Surat Ayat 24/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 22–26. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








