Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- فَتَعَالَيْنَ: marilah, menghadaplah kepada pilihan yang kutawarkan.
- أُمَتِّعْكُنَّ: aku berikan kalian mut'ah (pemberian) sebagai bekal perpisahan yang layak.
- وَأُسَرِّحْكُنَّ: aku lepaskan kalian dengan cara yang baik, yaitu talak yang tidak menyakiti.
- سَرَاحًا جَمِيلًا: perpisahan yang indah, tanpa celaan, tanpa kekerasan, dan tanpa permusuhan.
Tafsir Lengkap:
Wahai Nabi yang mulia, Allah memerintahkanmu untuk menyampaikan kepada istri-istrimu yang mulia—ketika mereka meminta tambahan nafkah dan kemewahan dunia yang tidak ada padamu—sebuah tawaran yang tegas dan penuh keadilan. Katakanlah kepada mereka: "Jika kalian benar-benar menginginkan kehidupan dunia dengan segala perhiasannya, kemewahannya, dan kesenangannya yang fana, maka marilah kalian menghadap kepadaku. Aku akan memberikan kalian mut'ah, yaitu pemberian yang layak sebagai bekal perpisahan, dan aku akan melepaskan kalian dengan cara yang paling baik—perpisahan yang tidak mengandung kezaliman, tidak menyakiti, dan tidak menimbulkan permusuhan."
Ayat ini turun ketika para istri Nabi ﷺ berkumpul dan meminta tambahan nafkah, padahal Rasulullah ﷺ tidak memiliki harta untuk memenuhi permintaan itu. Maka Allah memberikan pilihan kepada mereka: antara dunia yang fana atau Allah, Rasul-Nya, dan kampung akhirat. Ini adalah ujian keikhlasan dan kecintaan mereka kepada Allah dan Rasul-Nya.
Perhatikanlah keindahan akhlak Nabi ﷺ dalam menghadapi permintaan yang memberatkan. Beliau tidak marah, tidak mencela, dan tidak memaksa. Beliau justru menawarkan pilihan dengan kelembutan dan keadilan. Jika mereka memilih dunia, beliau berikan hak mereka dengan baik. Jika mereka memilih Allah dan Rasul-Nya, maka mereka adalah wanita-wanita terbaik yang dicintai Allah.
Saudaraku, pelajaran berharga dari ayat ini adalah bahwa seorang mukmin sejati selalu mendahulukan akhirat atas dunia. Dunia dengan segala gemerlapnya hanyalah kesenangan yang menipu, sedangkan akhirat adalah kehidupan yang kekal dan abadi. Ketika kita diuji dengan pilihan antara kemewahan dunia dan keridhaan Allah, maka pilihan yang benar adalah apa yang Allah dan Rasul-Nya cintai, meskipun harus berkorban.
Ayat ini juga mengajarkan adab dalam menyelesaikan perselisihan rumah tangga: dengan perkataan yang baik, tanpa menyakiti, dan tetap menjaga kehormatan masing-masing pihak. Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan atau kekasaran dalam perpisahan, melainkan keindahan dan kelembutan dalam setiap langkah.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang mencintai akhirat lebih dari dunia, dan memberikan kita kemampuan untuk selalu berakhlak mulia dalam setiap keadaan, sebagaimana akhlak Nabi-Nya yang agung. Aamiin.
📜 Ayat 26-30 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 28
Surat Al-Ahzab Ayat 28 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu: "Jika kamu sekalian mengingini kehidupan…Surat Ayat 28/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 26–30. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








