Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- A'had (أَعْهَدْ): berarti "Aku telah berwasiat" atau "Aku telah memerintahkan" — yaitu perjanjian dan wasiat yang telah Allah ambil dari manusia.
- La ta'budu (لَا تَعْبُدُوا): janganlah kalian beribadah, mentaati, dan tunduk kepada.
- Adawwun mubīn (عَدُوٌّ مُّبِينٌ): musuh yang sangat jelas permusuhannya, nyata dan tidak samar lagi.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada seluruh anak cucu Adam dengan nada tanya yang mengandung teguran dan peringatan keras: "Bukankah Aku telah mengambil perjanjian dan wasiat kepada kalian wahai anak cucu Adam, melalui lisan para rasul yang Kuutus kepada kalian, agar kalian tidak menyembah dan mentaati setan?" Maksud dari "menyembah setan" di sini adalah mentaati setan dalam segala bentuk kemaksiatan dan kekufuran, karena ketaatan kepada setan dalam bermaksiat kepada Allah merupakan bentuk penghambaan diri kepadanya.
Allah kemudian mengingatkan mereka dengan alasan yang sangat jelas: "Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kalian." Permusuhannya sudah terbukti sejak dahulu kala, sejak ia menolak sujud kepada Adam dan bersumpah akan menyesatkan anak cucunya. Maka bagaimana mungkin orang yang berakal sehat justru menaati musuh yang jelas-jelas ingin menghancurkannya, dan meninggalkan perintah Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang?
Ayat ini merupakan teguran yang sangat halus namun dalam, mengingatkan manusia akan kelalaian mereka dalam memenuhi wasiat Allah. Padahal Allah telah mengutus para rasul, menurunkan kitab-kitab suci, dan menjelaskan jalan yang lurus. Namun sebagian manusia tetap saja memilih mengikuti langkah-langkah setan yang menyesatkan.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan sejenak: betapa besar kasih sayang Allah kepada kita. Dia tidak membiarkan kita berjalan dalam kegelapan tanpa petunjuk. Dia mengutus para rasul, menurunkan Al-Qur'an, dan menjelaskan mana yang benar dan mana yang salah. Semua itu adalah bukti cinta-Nya kepada hamba-hamba-Nya.
Setan adalah musuh yang tidak pernah berhenti berusaha menyesatkan kita. Ia bersumpah di hadapan Allah: "Demi kemuliaan-Mu, sungguh aku akan menyesatkan mereka semuanya." Namun Allah dengan rahmat-Nya selalu memberi kita jalan keluar dan perlindungan. Setiap kali kita berdzikir, setiap kali kita membaca Al-Qur'an, setiap kali kita menunaikan shalat, sesungguhnya kita sedang menjauhkan diri dari perangkap musuh yang nyata ini.
Maka janganlah kita tertipu oleh bisikan-bisikan halus yang mengajak kepada kemaksiatan. Ingatlah selalu bahwa setan itu musuh yang jelas, bukan teman yang baik. Ia menjanjikan kemiskinan, ia menyuruh berbuat keji, tetapi Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya. Mana yang akan kita pilih? Tentu kita memilih jalan Allah yang penuh cahaya dan keberkahan.
Semoga Allah senantiasa melindungi kita dari godaan setan yang terkutuk, dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang taat dan istiqamah di jalan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 58-62 — Yasin
Terjemah — Yasin 60
Surat Yasin Ayat 60 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu…Surat Ayat 60/83 — Yasin يس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yasin Dengarkan, Yasin Terjemah, Yasin mp3, Yasin pdf. Ayat 58–62. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








