Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- بِاللَّيْلِ: pada waktu malam.
- تَعْقِلُونَ: menggunakan akal untuk memahami dan mengambil pelajaran.
Tafsir:
Wahai penduduk Mekah, sesungguhnya kalian benar-benar melintasi bekas-bekas tempat tinggal kaum Nabi Luth beserta sisa-sisa kehancuran mereka, baik ketika kalian bepergian di waktu pagi maupun di waktu malam hari. Kalian menyaksikan sendiri bagaimana Allah membinasakan mereka karena kekufuran, kedurhakaan, dan perbuatan keji yang tidak pernah dilakukan oleh siapa pun sebelumnya. Lalu mengapa kalian tidak menggunakan akal sehat kalian untuk merenungkan dan mengambil pelajaran dari kehancuran tersebut? Mengapa kalian tidak takut bahwa azab yang serupa akan menimpa kalian jika kalian terus-menerus dalam kemaksiatan dan tidak mau beriman?
Wahai saudaraku, lihatlah bagaimana Allah Yang Maha Kuasa memperlihatkan kepada kalian bekas-bekas kehancuran umat-umat terdahulu secara langsung, bukan sekadar cerita yang didengar. Kalian melewati tempat-tempat itu pagi dan malam, namun hati kalian tetap lalai dan tidak tersentuh. Padahal, seandainya kalian mau sedikit merenung, niscaya kalian akan tersadar bahwa kehidupan dunia ini hanyalah sementara, dan azab Allah itu nyata serta tidak bisa dihindari oleh siapa pun.
Allah Subhanahu wa Ta'ala menyeru kalian dengan penuh kasih sayang agar menggunakan akal yang telah dianugerahkan-Nya. Akal itu adalah nikmat terbesar yang membedakan manusia dari makhluk lainnya. Maka, gunakanlah akal tersebut untuk melihat tanda-tanda kebesaran Allah, untuk merenungi akibat buruk dari kemaksiatan, dan untuk mengambil jalan keselamatan sebelum datangnya hari yang tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat.
Betapa indahnya Islam yang senantiasa mengajak umatnya untuk berpikir dan merenung. Allah tidak pernah meminta kita untuk beriman secara membabi buta, melainkan mengajak kita untuk memperhatikan bukti-bukti kebenaran di sekitar kita. Maka, marilah kita jadikan setiap perjalanan kita sebagai momen untuk mengingat kebesaran Allah, dan jadikan setiap bekas kehancuran umat terdahulu sebagai pengingat agar kita senantiasa berada di jalan yang lurus. Sungguh, orang yang berakal adalah orang yang selalu mengambil pelajaran dari setiap kejadian, dan tidak ada kerugian bagi orang yang mau bertobat dan kembali kepada Allah sebelum ajal menjemput.
📜 Ayat 136-140 — As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 138
Surat As-Saffat Ayat 138 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan di waktu malam. Maka apakah kamu tidak memikirkan?Surat Ayat 138/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 136–140. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








