Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- سُبْحَانَ : Mensucikan Allah dari segala kekurangan dan hal yang tidak layak bagi-Nya.
- رَبِّ الْعِزَّةِ : Pemilik segala kemuliaan, kekuatan, dan keperkasaan yang tidak terkalahkan.
- عَمَّا يَصِفُونَ : Dari apa yang mereka sifatkan (tuduhkan) kepada Allah, seperti memiliki istri dan anak.
Tafsir:
Wahai Nabi Muhammad, sucikanlah dan maha-sucikanlah Tuhanmu dari segala sesuatu yang tidak pantas disandarkan kepada-Nya. Dia adalah Pemilik keperkasaan dan kekuatan yang mutlak, yang tidak ada satu pun makhluk mampu menandingi-Nya. Allah Maha Suci dari segala tuduhan dan persangkaan buruk orang-orang musyrik yang menggambarkan-Nya memiliki istri, anak, atau sekutu. Mereka menisbatkan sifat-sifat kekurangan kepada Allah, padahal Dia Maha Sempurna dalam segala hal.
Allah menegaskan dalam ayat ini bahwa Dia terbebas dari segala kebohongan dan fitnah yang mereka ucapkan. Kekuasaan-Nya tidak berkurang sedikit pun akibat ucapan mereka, dan kemuliaan-Nya semakin tampak jelas di hadapan kebatilan mereka. Ayat ini juga menjadi penghibur bagi Rasulullah ﷺ dan kaum mukminin, bahwa meskipun banyak yang mendustakan, Allah tetap Maha Perkasa dan akan membela agama-Nya.
Hikmah dan Nasihat:
Wahai saudaraku seiman, betapa agungnya ayat ini! Ia mengajarkan kita untuk selalu menjaga lisan dan keyakinan kita tentang Allah. Jangan pernah menisbatkan sesuatu yang tidak layak kepada Allah, baik dalam keyakinan, perkataan, maupun perbuatan. Sebagaimana kita mencintai Allah, maka kita pun harus membela keagungan-Nya dengan menolak segala bentuk kesyirikan dan kebohongan tentang-Nya.
Ayat ini juga mengingatkan kita bahwa kemuliaan sejati hanya milik Allah. Jika ada orang yang merendahkan agama kita atau menghina Allah, maka kita tidak perlu gelisah, karena Allah Maha Perkasa dan akan membalas mereka dengan keadilan-Nya. Tugas kita hanyalah beribadah dengan ikhlas, berdakwah dengan bijaksana, dan meneladani Rasulullah ﷺ dalam kesabaran menghadapi celaan.
Marilah kita jadikan kalimat "سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ" sebagai zikir yang selalu kita ucapkan, terutama ketika mendengar hal-hal yang tidak pantas tentang Allah. Dengan begitu, hati kita semakin bersih, iman kita semakin kuat, dan kita termasuk hamba-hamba yang memuliakan Allah sebagaimana Dia memuliakan kita. Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang bertauhid dengan benar dan dijauhkan dari segala bentuk kesyirikan.
📜 Ayat 178-182 — As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 180
Surat As-Saffat Ayat 180 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maha Suci Tuhanmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka…Surat Ayat 180/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 178–182. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








