Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- مَقَالِيدُ (Maqalid): Bentuk jamak dari *miqlad*, artinya kunci-kunci atau gudang-gudang penyimpanan. Maksudnya di sini adalah kunci-kunci perbendaharaan (khazanah) segala sesuatu.
- السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ (As-Samawati wal-Ardh): Langit dan bumi, mencakup seluruh alam semesta beserta isinya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitahukan kepada kita bahwa hanya Dia semata yang memiliki kunci-kunci perbendaharaan langit dan bumi. Dialah yang mengatur turunnya hujan dari langit, menumbuhkan tanaman dari bumi, memberikan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki, dan menahannya dari siapa yang Dia kehendaki. Tidak ada seorang pun yang mampu membuka atau menutup pintu rahmat-Nya kecuali dengan izin-Nya. Kunci-kunci tersebut sepenuhnya berada di tangan Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam hal ini.
Setelah menyebutkan kekuasaan-Nya yang mutlak ini, Allah menegaskan bahwa orang-orang yang mengingkari ayat-ayat-Nya yang jelas dan penuh bukti kebenaran—baik berupa Al-Qur'an maupun tanda-tanda kekuasaan-Nya di alam semesta—mereka itulah orang-orang yang merugi. Kerugian mereka nyata di dunia karena mereka dihalangi dari hidayah dan keimanan, dan kerugian yang lebih besar lagi menanti mereka di akhirat, yaitu kekekalan mereka di dalam api neraka. Sungguh, tidak ada kerugian yang lebih besar daripada seseorang yang mengetahui kebenaran namun berpaling darinya, lalu kehilangan surga dan mendapatkan neraka sebagai tempat tinggalnya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa agungnya ayat ini! Allah yang memegang kunci segala sesuatu di langit dan di bumi. Jika Dia membukakan pintu kebaikan untukmu, tidak ada yang bisa menutupnya. Dan jika Dia menutupnya, tidak ada yang bisa membukanya. Maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa dan bertawakal kepada-Nya, karena Dialah pemilik segala kunci.
Ayat ini juga mengajak kita untuk merenungkan betapa ruginya orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Allah. Padahal di dalam ayat-ayat itu terdapat petunjuk yang membawa kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah tidak membutuhkan keimanan kita, tetapi kitalah yang membutuhkan petunjuk-Nya. Maka janganlah kita termasuk golongan yang merugi, tetapi jadilah hamba-hamba yang bersyukur, yang meyakini bahwa segala kunci rezeki, hidayah, dan kebahagiaan berada di tangan Allah semata. Mari kita perbanyak istighfar dan taubat, serta senantiasa memohon kepada Allah agar membukakan pintu-pintu kebaikan untuk kita di dunia dan di akhirat.
📜 Ayat 61-65 — Az-Zumar
Terjemah — Az-Zumar 63
Surat Az-Zumar Ayat 63 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kepunyaan-Nya-lah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi. Dan orang-orang yang kafir…Surat Ayat 63/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 61–65. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








