Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مَّن يُطِعِ الرَّسُولَ: Barangsiapa yang menaati Rasulullah ﷺ.
- فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ: Maka sungguh ia telah menaati Allah.
- وَمَن تَوَلَّىٰ: Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan).
- حَفِيظًا: Pengawas yang menjaga dan mengawasi amal perbuatan mereka.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum muslimin yang dirahmati Allah, ayat yang mulia ini menegaskan sebuah prinsip agung dalam Islam, yaitu bahwa ketaatan kepada Rasulullah ﷺ adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Barangsiapa yang menaati Rasulullah ﷺ dalam segala perintahnya, menjalankan apa yang beliau perintahkan, dan menjauhi apa yang beliau larang, maka sesungguhnya ia telah menaati Allah Ta'ala. Sebab Rasulullah ﷺ tidak pernah berbicara dengan hawa nafsunya, melainkan wahyu yang diwahyukan kepadanya. Beliau hanya menyampaikan apa yang diperintahkan oleh Allah, sehingga taat kepada beliau adalah taat kepada Allah.
Adapun barangsiapa yang berpaling dari ketaatan kepada Rasulullah ﷺ, enggan menerima petunjuknya, dan memilih jalan kesesatan, maka wahai Rasulullah, janganlah engkau bersedih hati terhadap mereka. Sesungguhnya Allah tidak mengutusmu sebagai pengawas yang senantiasa mengawasi amal perbuatan mereka dan menghitung setiap gerak-gerik mereka. Tugasmu hanyalah menyampaikan risalah dengan jelas. Adapun urusan perhitungan amal dan pembalasan atas perbuatan mereka, itu adalah urusan Allah semata. Dialah yang Maha Mengetahui segala sesuatu dan Maha Adil dalam memberikan balasan.
Ayat ini memberikan pelajaran berharga bagi kita semua, bahwa kecintaan kepada Allah harus dibuktikan dengan ketaatan kepada Rasulullah ﷺ. Allah berfirman: *"Katakanlah (Muhammad), 'Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.'"* (QS. Ali 'Imran: 31). Maka barangsiapa yang mengaku mencintai Allah namun enggan mengikuti sunnah Rasul-Nya, maka pengakuannya hanyalah klaim kosong tanpa bukti.
Pesan Dakwah:
Saudaraku seiman, mari kita renungkan keagungan kedudukan Rasulullah ﷺ di sisi Allah. Ketaatan kepada beliau adalah jalan menuju kecintaan Allah dan ampunan-Nya. Janganlah kita termasuk golongan yang berpaling dari petunjuk beliau, karena kerugian yang besar menanti mereka di akhirat kelak. Sebaliknya, jadikanlah sunnah Rasulullah ﷺ sebagai pedoman hidup kita dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam ibadah, muamalah, maupun akhlak sehari-hari. Karena dengan mengikuti beliau, kita sedang menapaki jalan yang lurus menuju ridha Allah dan surga-Nya yang penuh kenikmatan. Sungguh beruntung orang-orang yang menjadikan Rasulullah ﷺ sebagai teladan dan panutan dalam hidupnya.
📜 Ayat 78-82 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 80
Surat Ayat 80/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 78–82. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








